All posts by Eddy

Khasiat Minum Kopi

Khasiat Minum Kopi Untuk Memerangi Kanker Usus Besar

Khasiat Minum KopiSegala jenis penyakit kanker seperti kanker payudara, kanker tenggorokan, kanker usus besar dan jenis kanker lainnya yang bersarang di dalam tubuh belum memiliki obat yang efektif untuk menyingkirkan mereka secara total tapi rutin olahraga dan tidur malam teratur 7-8 jam tanpa cahaya lampu dan diet seimbang diklaim sebagai obat alami paling jitu sebagai bentuk pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.

Terdapat banyak penelitian yang telah dilakukan tentang manfaat kopi untuk kesehatan, ternyata ada banyak senyawa penting dalam kopi yang bertindak sebagai agen pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit kanker serta meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Hasil sebuah penelitian terbaru dari Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention menemukan bahwa minum secangkir kopi secara moderat, ternyata dapat memerangi kanker terutama kanker usus besar sebanyak 50 persen.

Konsumsi kopi secara rutin dapat memerangi kanker usus besar, klaim penelitian tersebut. Penelitian ini menemukan secara keseluruhan bahwa kopi merupakan sumber yang baik untuk riboflavin, vitamin B, dan juga merupakan sumber antioksidan fitokimia.

Selain itu, kopi juga mengandung asam chlorogenic adalah senyawa antioksidan adalah fenol kopi pokok asam quinico, sebuah fitokimia yang memberikan kontribusi untuk rasa asam pada kopi.

Kafein adalah stimulan alami yang mempengaruhi sistem saraf sekaligus sebagai agen antioksidan fitokimia. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa konsumsi kopi dapat meningkatkan risiko kanker tapi penelitian terbaru yang dilakukan oleh Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention dalam skala lebih besar menunjukkan hasil yang sebaliknya.

Studi dalam skala besar itu menemukan bahwa ada beberapa senyawa penting dalam kopi sebagai agen pelindung dari resiko terkena jenis kanker. Studi laboratorium berfokus pada lignan dan fitokimia yang terkandung dalam biji kopi.

Studi kopi pada sel dan hewan, para ilmuwan telah mengidentifikasi beberapa senyawa fitokimia, ternyata dapat membantu mengurangi pertumbuhan sel kanker terutama penyakit kanker usus besar dan rektum, penjelasan mengapa kopi dapat menunjukkan perlindungan adalah kandungan kafeinnya.

Kafein dapat mempercepat berlalunya karsinogen melalui saluran pencernaan, mengurangi waktu dari menetap lama di mana tubuh kita yang terkena zat berbahaya tersebut. Studi sel menunjukkan bahwa kafein mengurangi perkembangan kanker kolorektal. Dalam studi laboratorium menemukan aktivitas antioksidan asam klorogenat positif pada sel dan hewan, ditemukan dua molekul kopi mampu merangsang enzim yang membuat sel-sel kanker tidak berbahaya dan memblokir protein yang mengaktifkan karsinogen.

Studi konsumsi kopi pada manusia, menemukan bahwa konsumsi kopi secara teratur tanpa kafein hingga enam cangkir kopi sehari tidak meningkatkan risiko kanker usus besar, namun sebaliknya dapat memerangi penyakit kanker usus besar.

Dalam beberapa studi lain, bahwa orang yang minum kopi dengan jumlah moderat memiliki peluang dalam mengurangi risiko berbagai tumor, tumor tertentu dari endometrium dan hati.

Studi American Institute of Cancer Research menyimpulkan beberapa hipotesis tentang bagaimana kopi mungkin dapat menurunkan risiko kanker. Kopi merupakan sumber utama antioksidan. Studi pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa kopi biasa tanpa kafein dapat menurunkan resistensi insulin. Mengurangi resistensi insulin mengurangi risiko tumor yang pertumbuhannya dipromosikan oleh kelebihan insulin.

“Hasilnya kami menemukan bahwa minum kopi dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker kolorektal. Bahkan, semakin banyak kopi yang dikonsumsi, maka makin rendah risiko,” ujar pemimpin peneliti, Stephen Gruber dari University of Southern California.

“Selama bertahun-tahun kami tidak yakin apakah kopi itu berbahaya. Hari ini kita memiliki bukti bahwa itu tidak terjadi, yang benar, kopi baik untuk Anda,“ katanya.

Indikasi penurunan risiko terlihat di semua jenis kopi, baik berkafein dan tanpa kafein. Kafein dan polifenol dalam kopi dapat bertindak sebagai antioksidan kuat yang membatasi pertumbuhan sel kanker di usus besar.

Untuk penelitian ini, tim Rennert, termasuk peneliti di Southern California’s Norris Comprehensive Cancer Center Univeristy, mengumpulkan data dari lebih 5.100 pria dan wanita di Israel utara yang didiagnosis dengan kanker usus besar. Pasien-pasien ini kemudian dibandingkan dengan lebih dari 4.000 pria dan wanita yang tidak memiliki riwayat kanker usus besar.

Tentu saja hasil penelitian ini menambah daftar panjang tentang manfaat minum kopi untuk kesehatan tubuh dari mengurangi resiko terkena beberapa jenis penyakit kanker kanker payudara pasca menopause, kanker kulit, kanker hati, dan kanker prostat.

Selain itu, ada banyak manfaat lain dari konsumsi kopi secara moderat, seperti mengurangi risiko Anda untuk terkena penyakit diabetes sebab kafein akan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin sehingga pada gilirannya mampu membantu mengurangi peradangan yang menjadi penyebab diabetes.

Memahami Tentang Kanker Usus Besar

Usus adalah bagian organ badan yang bertugas untuk menyerap nutrisi yang berasal dari makanan. Ini adalah tabung dengan panjang sekitar 7 meter (tetapi dapat berkisar dari 4 sampai 10 meter atau lebih) dibagi ke dalam usus kecil dan usus besar.

Usus besar dibentuk oleh usus kanan atau naik (dengan lampiran), usus besar melintang, kolon (usus besar) kiri atau menurun, kolon (usus besar) sigmoid dan rektum.

Kanker kolon sebagaimana sifat kanker lainnya, memiliki sifat dapat tumbuh dengan relatif cepat, dapat menyusup atau mengakar (infiltrasi) ke jaringan di sekitarnya serta merusaknya, dapat menyebar jauh melalui kelenjar getah bening maupun pembuluh darah ke organ yang jauh dari tempat asalnya tumbuh, seperti ke lever, paru-paru, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian bila tidak ditangani dengan baik.

Pengobatan Penyakit Kanker Usus Besar

Selain minum kopi secara moderat secara alami untuk membasmi penyakit kanker usus besar, menjalani operasi, ini berdasarkan lokasi tumor dilanjutkan dengan intervensi atau sebagian, dalam kasus yang lebih parah, dengan menghapus total pada bagian usus besar atau rektum yang terkena dampak kanker.

Selain operasi, kemoterapi juga memainkan peran penting dalam pengobatan penyakit kanker usus besar, ini dilakukan setelah operasi untuk mengurangi risiko kambuh.

Gejala Penyakit Kanker Usus Besar

Gejala penyakit kanker sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berbeda seperti lokasi tumor, ukuran dan kehadiran atau tidak adanya penghalang atau perdarahan, ini berarti bahwa manifestasi kanker sering sebanding dengan banyak penyakit perut atau usus lainnya.

Untuk gejala awal penyakit kanker ini, seperti kelelahan parah, kurangnya nafsu makan, dan lainnya yang lebih serius seperti anemia dan penurunan berat badan, ini yang sering diabaikan oleh pasien, kadang-kadang terjadi sembelit, diare, itu semua bisa menjadi tanda peringatan awal dari gejala penyakit kanker usus besar.

Tips mencegah kanker Usus Besar

Menjalani gaya hidup sehat berperan penting dalam mengurangi risiko terkena penyakit kanker usus besar. Adapun gaya hidup sehat ini perlu diterapkan sebagai pencegahan dan penyembuhan dari penyakit kanker usus besar:

  1. Aktif bergerak
  2. Konsumsi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian
  3. Konsumsi Yogurt, sangat baik untuk sistem pencernaan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  4. Batasi lemak jenuh dan garam, termasuk ikan asing
  5. Hindari konsumsi daging merah olahan seperti sate yang di panggang dengan arang dan nyaris gosong.
  6. Berhenti konsumsi alkohol
  7. Konsumsi kopi secara moderat.

Aksi yang tak kalah penting lain dalam mengurangi resiko terkena beragam jenis penyakit kanker, yakni banyak minum air putih dan tidur malam secara teratur tanpa lampu serta rutin olah raga.

Baca artikel lain mengenai Mengatasi Rasa Mual

Obat Kanker Terbaru

Penemuan Obat Kanker Terbaru dan Fakta Payudara

obat kanker terbaru

Penyakit kanker payudara adalah kanker yang paling umum di kalangan wanita sebagai penyakit yang serius, jika tidak terdeteksi dan diobati dini dapat menyebabkan kematian. Penyakit ganas ini telah menyebabkan banyak wanita seluruh dunia meninggal setiap harinya di ikuti oleh penyakit kanker paru-paru sebagai pembunuh nomor pertama di seluruh dunia.

Penemuan Obat Kanker Terbaru Dapat Mencegah Operasi Penghapusan Kanker Payudara

Penelitian obat untuk penyakit kanker payudara tidak banyak membuahkan hasil yang mengembirakan, tapi sebuah studi baru yang dilakukan oleh ilmuwan Australia, mulai menunjukkan hasil yang positif sehingga di masa depan prosedur operasi penghapusan payudara yang terdampak tumor ganas mungkin dapat dicegah.

Tim peneliti Australia, onkologi medis di Rumah Sakit The Royal Melbourne telah melakukan serangkaian tes laboratorium mengatakan bahwa obat osteoporosis denosumab, yang biasa digunakan untuk mengobati penyakit tulang, ternyata efektif juga untuk membasmi penyakit kanker payudara. Sehingga wanita tidak harus melalui operasi pembedahan yang menyakitkan untuk mencegah kanker.

Peneliti mengatakan bahwa sebuah uji coba kepada manusia telah dilakukan dengan melibatkan tiga wanita, dengan mutasi genetik BRCA1 yang berisiko tinggi memunculkan kanker payudara yang agresif membuahkan hasil yang positif. Penggunaan obat tersebut kepada pasien kanker lain akan segera di mulai dalam waktu dua tahun untuk mendapatkan pengobatan kanker payudara yang efektif tanpa proses pembedahan.

“Kami pikir strategi ini dapat menunda atau mencegah kanker payudara pada wanita dengan mutasi gen BRCA1 yang diwariskan. Penemuan ini sangat penting bagi wanita yang memiliki gen BRCA1 yang rusak.” Kata Profesor Lindeman, yang juga seorang ahli onkologi medis di Rumah Sakit The Royal Melbourne.

Para peneliti menambahkan bahwa obat denosumab telah dicoba dengan menggunakan sel pra-kanker di jaringan payudara, ternyata sel-sel pra-kanker berhenti membelah atau berkembang, dan di masa depan dengan adanya studi klinis ini, maka obat tersebut bisa memberikan alternatif non-bedah untuk menghentikan kanker payudara.

Kami telah mengidentifikasi sel-sel payudara yang berpotensi tinggi menjadi kanker jika obat dihentikan, kata Linda Nolan yang ikut terlibat dalam penelitian tersebut.

“Sel-sel ini berkembang biak dengan cepat, dan rentan terhadap rusaknya DNA. Kami antusias sekali dengan penemuan bahwa sel-sel pra-kanker dapat diidentifikasi oleh protein penanda yang disebut RANK,” ia menambahkan.

Pada umumnya kanker payudara disebabkan oleh pembelahan sel yang tidak menentu dan tidak tepat di payudara. Seiring waktu, sel-sel ini membentuk tumor ganas.

Pencegahan Penyakit Kanker Payudara

Menjalani gaya hidup sehat dapat menyelamatkan semua orang dari penyakit kanker, seperti kanker payudara. Mayoritas dari kasus penyakit kanker disebabkan oleh faktor lingkungan dan gaya hidup serta genetik.

Ilmuwan percaya bahwa kanker adalah penyakit yang dapat dicegah dengan menghindari kebiasaan merokok, mengurangi alkohol, mengurangi berat badan, meningkatkan asupan vitamin, banyak gerak atau olahraga, menghidari penyakit menular seksual, dan polusi udara.

Meningkatkan asupan vitamin dengan mengkonsumsi banyak sayuran (lobak, mustard, arugula, kembang kol, kubis Brussel, lobak, kubis) dan buah-buahan sangat dianjurkan sert biji-bijian karena mereka bertindak positif terhadap metabolisme hormon dalam mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.

Selain mengkonsumsi sayur dan buah-buahan, konsumsi ikan juga sangat di anjurkan dibandingkan dengan protein hewani lainnya.

Pemeriksaan Klinis Sebagai Bentuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Pemeriksaan klinis memungkinkan dalam beberapa kasus diagnosis tumor pada tahap awal, tetapi memiliki banyak tugas lainnya.

  1. Memperoleh informasi yang akurat adalah kesempatan terbaik dan mungkin satu-satunya untuk menginformasikan wanita dari beberapa aspek fisiologi payudara
  2. Untuk mengurangi kecemasan melawan penyakit jinak
  3. Menemukan lesi fokal untuk diagnosis, pemeriksaan klinis sering tidak memberikan kepastian kebaikan, atau memungkinkan Anda untuk percaya diri menyingkirkan keganasan penyakit tersebut
  4. Memperoleh informasi dari tanda-tanda klinis keganasan penyakit kanker payudara (benjolan keras dan kontur tidak teratur, retraksi kulit, edema, rendah mobilitas dari pembengkakan, sekresi darah dan perubahan puting) memiliki nilai prediktif positif yang baik sebagai bentuk pencegahan yang lebih canggih.

Fakta Tentang PayudaraFakta Tentang Payudara

  1. Sebagian besar wanita memiliki ukuran payudara kiri lebih besar daripada payudara kanan.
  2. Normalnya payudara membesar pada dua atau empat tahun setelah seorang remaja mengalami haid pertama.
  3. Kanker payudara adalah kanker mematikan kedua bagi perempuan. Di posisi pertama adalah kanker paru-paru.
  4. Tidah hanya wanita yang menderita penyakit kanker payudara tapi pria juga resiko terkena kanker payudara.
  5. Perempuan dapat mengurangi risiko terkena penyakit kanker payudara dengan menjaga berat badan, berhenti merokok, rutin olahraga, berhenti mengkonsumsi alkohol dan diet seimbang.
  6. Lembaga Internasional Penelitian Kanker menemukan bukti bahwa perempuan yang sering kerja shift malam resiko besar menderita kanker payudara.
  7. Penyakit kanker payudara dapat menyerang semua wanita biasa dan aktris bahkan ratu
  8. Orang Mesir kuno adalah yang pertama mencatat penyakit ini lebih dari 3.500 tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan tulisan yang ada di lembar papirus yang berisi deskripsi yang sama dengan deskripsi modern tentang kanker payudara. Salah satu ahli bedah Mesir kuno mendeskripsikannya sebagai tumor yang menonjol di payudara dan mengatakan bahwa tidak ada obatnya.
  9. Dari 98 persen populasi perempuan sebaiknya melakukan pemeriksaan payudara dengan mammogram mulai umur 40 tahun.
  10. Operasi pengangkatan payudara (mastektomi radikal) pertama dilakukan pada akhir tahun 1800 oleh William S Halsted, ahli bedah di John Hopkins. Ia juga penemu anestesi.
  11. Deteksi sejak dini sangatlah penting. Ketika kanker payudara dapat dideteksi dini, usia harapan hidup pasien semakin tinggi. Komunitas kanker Amerika menyarankan, sebaiknya Anda melakukan cek kesehatan payudara (dilakukan dokter) setiap tiga tahun sekali saat menginjak usia 30 tahun. Lakukan mammogram saat berusia 40 tahun.
  12. Dokter akan menentukan stadium kanker pada saat menetapkan diagnosis untuk membuat rencana pengobatan dan menentukan prognosis pasien. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan radiografi (sinar X, ultrasound, MRI, dan tes terkait) dan biopsi, serta pengambilan kanker dan pengetesan getah bening.
  13. Jenis kanker payudara dapat ditentukan dari ukuran tumor dan wilayah penyebarannya. Stadium satu adalah tumor yang ukurannya mencapai diameter 2 cm dan negatif pada kelenjar getah bening. Stadium dua, tumor mencapai diameter antara 2 hingga 5 cm dan positif mencapai getah bening. Stadium tiga, kurang dari 5 cm, tetapi menyebar hingga kelenjar getah bening atau daerah dada. Stadium empat adalah ketika tumor telah menyebar ke area yang jauh.
  14. Terdapat beberapa istilah kesehatan untuk payudara. Mamm-o sama dengan mammografi, mast-o sama dengan mastektomi; maz-o sama dengan “amazon”, maksudnya tidak memiliki payudara, seperti wanita prajurit Amazon yang sejarahnya menghilangkan payudara untuk meningkatkan kemampuan memanahnya.
  15. Baik pria (1 dari 180) maupun wanita (1 dari 50) dapat mengidap politelia—punya satu atau lebih puting ekstra (biasanya sering disamakan sebagai tahi lalat). Jika ditemukan pada area puting atau di saluran susu, risikonya terkena penyakit yang menyerang kelenjar payudara menjadi besar.
  16. Ada banyak jenis kanker payudara. Tentunya obat untuk mengobati satu dan yang lainnya tidak sama.

Baca artikel lain mengenai Mengatasi Rasa Mual

 

Gejala Kanker Tenggorokan

Gejala Kanker Tenggorokan dan Tips Mencegahnya

Gejala kanker tenggorokanKanker tenggorokan adalah keganasan yang dapat berkembang dalam setiap bagian dari laring. Laring yang terdiri dari campuran kompleks dari otot dan tulang rawan. Terletak di bagian atas trakea dan esofagus. Peran laring sangat besar, karena terlibat dalam proses vital seperti pernapasan, berbicara dan menelan.

Kanker tenggorokan dikenal sebagai tumor yang tumbuh dan berkembang di dalam tenggorokan, sekitar faring, laring, atau tonsil dan pada stadium awal kanker tenggorokan adalah penyakit benar-benar dapat disembuhkan, kanker ini sering mempengaruhi ketidaknyamanan di bagian tenggorokan, lidah, tonsil, faring, kerongkongan dan sinus.

Pemicu utama sebagian besar kanker tenggorokan, yakni merokok dan penyalahgunaan alkohol dan kekurangan vitamin.

Selain itu, kanker tenggorokan adalah salah satu dari dua puluh kanker dengan tingkat keganasan yang paling umum di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir terjadi penurunan morbiditas terkait dengan fakta bahwa semakin banyak orang berhenti merokok. Namun, banyak orang masih mendapatkan kanker tenggorokan di bukan cuma karena rokok tapi lingkungan luar dan polah gaya hidup yang buruk.

Pada tahap awal kanker tenggorokan sulit dideteksi. Salah satu gejala pertama adalah perubahan dalam suara dan sakit tenggorokan. Suara serak berhubungan terutama dengan lesi tumor pita suara. Hal ini karena ada benjolan menutupi pita suara, karena kanker adalah penghalang mekanik langsung.

Merokok Sebagai Salah Satu Penyebab Kanker Tenggorokan

Orang yang merokok selama 20 tahun 40 batang per hari, penyakit kanker tenggorokan dan paru-paru 40-50 kali lebih sering daripada mereka yang merokok sedikitnya 10 batang per hari termasuk perokok pasif.

Selain itu, diketahui bahwa sensitivitas wanita terhadap senyawa karsinogen nikotin adalah dua kali lebih tinggi dibandingkan laki-laki sehingga mereka lebih mudah mengembangkan resiko kanker tenggorokan dan kanker jenis lainnya.

Tapi bukan berarti rokok sebagai satu-satunya penyebab kanker laring dan faring untuk terjadinya kanker di rongga mulut, faring dan laring ada kebiasaan buruk lain yang berkontribusi, yakni penyalahgunaan alkohol.

Namun, penyakit kanker tenggorokan tidak hanya menyerang perokok saja. Mereka dalam kategori ini juga dapat mengembangkan kanker tenggorokan, yakni mereka yang sangat sering mengkonsumsi daging asin dan mereka yang tinggal di kota-kota industri di mana udara jenuh (suatu kondisi di mana udara tidak lagi mampu menampung uap air) dengan batubara atau debu asbes serta polusi kendaraan.

Tanda-Tanda Pertama Yang Merupakan Gejala Kanker Tenggorokan

Penyakit berbahaya ini ada gejala awal tapi terlalu samar dan biasanya baru bisa terdiagnosis dengan benar pada stadium sudah lanjut.

Gejala pertama dari kanker tenggorokan menyerupai pilek atau alergi, sehingga jenis kanker ini sulit untuk mengenalinya pada tahap awal penyakit. Jika Anda memiliki masalah ini terus-menerus dengan alergi, sinusitis dan serak tenggorokan, segera hubungi dokter spesialis onkolog untuk check-up kesehatannya.

Adapun tanda-tanda umum dari gejala kanker tenggorokan:

  1. Sakit tenggorokan
  2. Batuk
  3. Rasa sakit atau kesulitan menelan
  4. Kehilangan suara
  5. Perubahan suara
  6. Penurunan berat badan
  7. Sakit telinga
  8. Ada benjolan di bagian belakang mulut, tenggorokan atau leher
  9. Suara serak dan kesulitan bernapas
  10. Perdarahan dari dahak.

Beberapa Penyebab Kanker Tenggorokan

Pada tahap awal dari penyakit di leher ini mungkin muncul sisik putih atau luka kecil. Namun 80% dalam kasus tahap pertama dari gejala penyakit tersebut.

Penyebab pasti dari kanker tenggorokan tidak diketahui, tetapi para ilmuwan mengidentifikasi beberapa faktor sebagai pemicu utama, sebaai berikut ini:

  1. Merokok
  2. Konsumsi alkohol secara berlebihan
  3. Terinfeksi Human papillomavirus
  4. Terinfeksi penyakit menular nasofaring
  5. Lingkungan tercemar
  6. Mengunyah tembakau
  7. Mengkonsumsi alkohol dengan cara berlebihan
  8. Kurang vitamin
  9. Malas menjaga kebersihan mulut

Sebelum didiagnosa menderita kanker tenggorokan, dokter akan menerapkan serangkaian tes diagnostik seperti endoskopi (tes ini dilakukan di ruang operasi dengan anestesi umum untuk menentukan sejauh mana perkembangan tumor tersebut).

Tahapan Kanker Tenggorokan

Tahap pertama – Tidak ada gangguan, tetapi kanker telah mempengaruhi seluruh tenggorokan atau nasofaring.

Tahap kedua – Tumor telah menyebar sebagian tenggorokan dan nasofaring

Tahap ketiga – Tumor telah terbentuk dan mempengaruhi jaringan menjadi ganas yang ditandai dengan bertambahnya ukuran sel disertai dengan penyebarannya ke organ tubuh lainnya

Tahap keempat – Kanker belum mencapai kelenjar getah bening dan pada organ yang berbeda lainnya.

Pengobatan Kanker Tenggorokan

Pilihan pengobatan untuk kanker tenggorokan tergantung pada tahapan penyakit. Ada tiga jenis pengobatannya, yakni operasi, kemoterapi dan radioterapi.

Dalam kebanyakan kasus, pengobatan kanker tenggorokan dimulai dengan kemoterapi atau terapi radiasi, atau kombinasi keduanya. Ketika waktu memulai pengobatan memiliki hasil yang baik. Pada tahap awal kanker tenggorokan tingkat kesembuhan bisa mencapai 85-95 persen setelah kemoterapi dan radioterapi.

Selanjutnya pengobatan tingkat keparahan kanker tenggorokan, yaitu hasil pengobatan tergantung pada kecepatan proses perkembangan kanker yang berada di area tertentu dari bagian tenggorokan. Semakin kecil tumor, semakin baik hasilnya. Pengobatan terbaik dari kanker ini, yakni radioterapi kanker dari pita suara, dan yang paling sulit adalah tumor di bagian atas. Praktis menghalangi neoplasma dampak paling konservatif di bagian bawah.

Selain itu, jika tumor dalam ukuran kecil dan hanya terlokalisasi, maka operasi adalah salah satunya yang dapat dilakukan sebagai pengobatan kanker tenggorokan.

Tetapi jika tumor terdeteksi pada stadium lanjut dan menyebar, atau berada di tempat yang salah sulit untuk menghapusnya, maka operasi tidak dianjurkan dan tidak ada jaminan hasil positif. Hal ini dapat mempengaruhi keadaan mulut, rahang atau pita suara.

Bila pasien menjalani operasi tumor stadium ini, mereka kemungkinan akan kehilangan suaranya atau tidak bisa mengunyah dan menelan makanan sama sekali. Dalam kasus yang lebih berat, mungkin perlu untuk menggunakan pipa untuk memungkinkan pasien untuk makan dan bernapas. Dan ahli Onkologi berusaha untuk sepenuhnya membantu pasien hidup normal.

Sebelum pasien yang akan menjalani kemoterapi hal yang paling penting untuk diperhatikan, yakni mempertahankan tingkat hemoglobin bila rendah, pasein harus mengambil langkah-langkah untuk memperbaikinya. Cara alami yang sangat efektif untuk meningkatkan hemoglobin adalah konsumsi jus dari chokeberry.

Pasein yang menjalani kemoterapi akan dihadapan dengan masalah mual, muntah, mulut kering, yang biasanya menyebabkan hilangnya nafsu makan dan vitalitas. Pasien dengan kanker tenggorokan, faring dan mulut sering mengeluh kesulitan dalam menelan makanan dan air dan kadang-kadang menelan hampir tidak mungkin.

Pasien yang terdeteksi dini dengan gejala kanker tenggorokan dalam lima tahun pertama ada kemungkinan mereka mencapai tingkat penyembuhan untuk tahap nol sekitar 96-100%, tahap pertama mencapai 70-80%, tahap kedua mencapai 60%, dan tahap keempat hingga 25%.

Cara Efektif Mencegah Kanker Tenggorokan

  1. Stop Merokok, Ini adalah salah satu kebiasaan paling buruk yang sudah diketahui sebagai penyebab utama kanker tenggorokan dengan resiko tinggi.
  2. Stop meminum alkohol, penyalahgunaan alkohol secara berlebihan di percaya oleh ilmuwan medis sebagai pemicu kanker, selain rokok.
  3. Rutin mengkonsumsi buah dan sayuran, vitamin dan antioksidan yang terkandung dalam buah-buahan dan sayuran memiliki peran penting untuk menguatkan kekebalan tubuh dalam melawan kanker, seperti kanker tenggorokan.
  4. Hindari konsumsi ikan asin secara berlebihan dan daging yang di panggang
  5. Menjaga kebersihan mulut.
  6. Memakai masker ketika berada di lingkungan kerja dengan polusi udara tercemar.
  7. Selain itu, jauhkan diri Anda dari infeksi HPV dengan tidak melakukan hubungan seksual dengan ganti-ganti pasangan seks, salah satu faktor yang turut memicu timbulnya kanker tenggorokan adalah infeksi menular seksual (HPV).
  8. Rajin minum air yang banyak
  9. Menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga.
  10. Tidur yang cukup dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dari infeksi penyakit seperti kanker tenggorokan.

Baca artikel lain mengenai Mengatasi Rasa Mual