All posts by Eddy

Teh Hijau untuk Kanker

Rahasia di Balik Mujarabnya Teh Hijau untuk Kanker

teh hijau untuk kankerDaun teh terdiri atas tiga jenis, yakni, teh hitam, teh putih, dan teh hijau. Ketiganya memiliki bakat keunggulan masing-masing untuk kesehatan tubuh. Seperti halnya teh hijau untuk kanker, teh putih untuk menjaga kesehatan otak dan jantung, dan teh hitam untuk penambah tenaga.

Perbedaan khasiat antara ketiga jenis teh tersebut terletak pada kandungan polifenol di dalamnya. Teh hijau dan teh putih memiliki lebih banyak polifenol dibandingkan dengan teh hitam. Itu sebabnya khasiat teh hijau dan teh putih lebih banyak darpada teh hitam.

Berbicara mengenai teh hijau, kebiasaan minum teh hijau setiap hari diyakini dapat menangkal berbagai jenis kanker, seperti kanker hati, kanker payudara, kanker kerongkongan, kanker paru-paru, kanker lambung, kanker pancreas, kanker kolon, kanker kulit, dan terakhir uji coba terhadap penderita kanker otak turut memberi repson positif.

Dalam menghambat penyebaran sel kanker, daun teh bekerja pada jaringan organ yang bermasalah (tumor) dengan manikkan kosentrasi doxorubicin, tanpa mengganggu jaringan-jaringan yang masih sehat. Sehingga pengonsumsian teh hijau yang dilakukan penderita, tidak memberi dampak yang lebih buruk sebagaimana yang ditimbulkan dari penggunaan obat-obat kemoterapi dan radioterapi.

Khasiat Polifenol pada Teh Hijau

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, di balik manfaat teh hijau marak yang luar biasa, sesungguhnya ada peranan polifenol yang tidak dapat dikesampingkan. Para ahli telah melakukan berbagai ekperimen menyangkut kehebatan polifenol yang terkandung dalam teh hijau. Hasilnya, terbukti bahwa polifenol meningkatkan kinerja enzim-enzim yang berperan sebagai pembersih racun-racun di dalam tubuh (detoksifikasi). Salah satu contoh enzim yang dimaksud seperti glutation-S-tranferase (GST).

Diketahui, GST memperkuat khasiat teh hijau dengan cara mematikan kerja karsinoen sekaligus membuangnya dari tubuh. Para ahli mengatakan, kekuatan GST serta enzim-enzim lain yang diaktifkan oleh polifenol dalam teh hijau setara dengan kekuatan obat-obat kimia yang digunakan dalam proses kemoterapi.

Mengingat besarnya manfaat teh hijau, di negara-negara maju seperti Amerika dan Jepang, senantiasa menambahkan ekstrak teh hijau ke dalam produk-produk kosmetik dan daily care mereka. Contohnya, sabun mandi, shampoo, krim perawatan wajah, hingga pembalut wanita.

Manfaat dari Minum Teh Hijau Setiap Hari

Dari dahulu kala, teh merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi manusia. Hitungannya sekitar 120 mililter per kapita per hari. Teh termasuk minuman ringan yang memberi efek menyegarkan dan melegakan. Sifatnya ringan dan tidak memiliki efek samping selama penggunaannya tidak dibarengi dengan gula berlebih. Berbeda dari kopi yang dapat menimbulkan efek ketergantungan karena unsur kafein yang terkandung di dalamnya.

Akan tetapi, sampai saat ini jumlah pengonsumsi teh hijau belum bisa mengimbangi jumlah pengonsumsi teh hitam. Baru beberapa negara yang membiasakan diri mengonsumsi teh hijau setiap hari seperti Tiongkok, India, Jepang, beberapa negara di Timur Tengah, dan beberapa negara di Afrika Utara. Sedangkan selebihnya, lebih memilih teh hitam karena dianggap lebih nikmat dan kental daripada teh hijau. Oleh karena itu, di negara-negara yang telah membudayakan minum teh hijau, tidak terkejut lagi dengan khasiat dari teh hijau tersebut.

Khasiat dari teh hijau bukan hanya mampu mencegah dan mengobati kanker. Ada banyak manfaat lain yang bisa Anda peroleh jika membiasakan diri minum teh hijau setiap hari. Beberapa di antaranya sebagai berikut.

  1. Mengurangi risiko arthiritis. Arthritis merupakan penyakit yang menyerang tulang. Orang-orang berusia lanjut, orang yang tinggal di kawasan dengan kelembaban udara yang sangat tinggi, serta orang dengan aktivitas fisik berlebih mudah sekali mengalami penyakit yang berkenaan dengan tulang. Contohnya rematik. Khasiat teh hijau dapat membantu mengatasi masalah ini dengan cara menghambat produksi enzim kemokin yang bisa merusak kelenturan tulang.
  2. Meningkatkan kekebalan tubuh. Flavanoid dalam teh hijau bersinergi dengan polifenol dan Vitamin C diyakini memberi dampak positif pada imunitas tubuh. Orang yang minum teh hijau di setiap harinya disertai dengan olah fisik yang cukup, akan lebih prima (tidak mudah sakit) dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi teh hijau.
  3. Mengatasi Sakit Perut. Bila bukan disebabkan oleh masalah serius seperti kanker, sakit perut umumnya terjadi karena adanya bakteri jahat di dalam perut yang masuk melalui makanan dan minuman. Khasiat lain daun teh hijau dapat menjadi antiseptic alami yang mampu melawan bakteri jahat. Selain itu, manfaat teh hijau dapat menyamankan dan merelaksasi otot-otot di sekitar perut.
  4. Membantu mengatasi diabetes tipe II. Minum teh hijau setiap hari juga baik untuk penderita diabetes. Di dalam teh hijau terkandung bahan-bahan antioksidan yang terbukti ampuh memperlanbat proses penyerapan glukosa di dalam darah. Semakin rendah nilai glukosa yang masuk, semakin sedikit pula insulin yang dibutuhkan.

Itulah rahasia di balik manfaat teh hijau bila dikonsumsi secara teratur dan dalam porsi yang tidak berlebihan. Ingin hidup sehat? Ayo konsumsi teh hijau!

Baca artikel lain mengenai Terapi Hormon vs Kemoterapi

Cara Agar Terhindar Dari Kanker

15 Cara Agar Terhindar Dari Kanker

Cara Agar Terhindar Dari KankerMayoritas penderita kanker terjadi di negara berkembang dan sebagai penyebab utama kematian di beberapa negara tersebut berkembang tapi Ilmuwan percaya bahwa kanker dapat dicegah dan disembuhkan dengan menghindari faktor penyebab penyakit kanker sejak awal.

Faktor internal dan lingkungan buruk yang memainkan peran pembentukan beragam jenis penyakit kanker, faktor internal penyebab penyakit kanker, yakni merokok dan polah gaya hidup buruk lainnya, seperti mengkonsumsi alkohol secara berlebihan, kurang tidur, kekurangan vitamin dan masalah terkait lainnya.

Selain itu, ada banyak orang yang percaya bahwa kanker adalah penyakit genetik yang tidak bisa dihindari. Namun, menurut American Cancer Society, Anda dapat benar-benar melakukan sesuatu yang positif untuk mencegah risiko kanker hingga 50%.

Berikut adalah 15 tips jitu mencegah faktof penyebab penyakit kanker yang harus dilakukan oleh Anda, jika diterapkan, dapat menangkal penyakit kanker, sebagai berikut:

  1. Hindari Rokok

Jangan merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya. Tembakau meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk yang dari paru-paru, bronkus, otak, tenggorokan, usus besar dan kandung kemih.

  1. Melakukan skrining untuk deteksi dini kanker secara teratur.

Banyak tes dapat mendeteksi kanker pada tahap awal, kadang-kadang bahkan jauh sebelum pembentukan sel-sel tumor pertama. Mendeteksi kanker pada tahap awal meningkatkan kemungkinan penyembuhan dan mengurangi risiko kematian. Banyak dari skrining kanker untuk menyertakan kontrol organ utama seperti:

Kanker Payudara – usia dari 40 tahun dan semua perempuan harus menjalani mammogram tahunan (dalam kasus mereka yang berisiko harus dimulai bahkan sebelum).

Kanker Prostat – Semua laki-laki, usia 50 (atau sebelumnya jika Anda berada dalam status resiko) dan seterusnya, harus menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan termasuk pemeriksaan dubur dan tes darah.

Kanker Serviks – wanita aktif melakukan hubungan seksual harus mulai memiliki tes Pap atau untuk menguji virus papiloma manusia sesegera mungkin dan harus melanjutkannya, frekuensi variabel tergantung pada tingkat risiko atau usia, untuk sisa hidup.

Kanker Kulit – Semua harus menjalani pemeriksaan dermatologis. Mereka yang berisiko tinggi harus dilakukan pada skrining dermatologis tahunan untuk menghindari evolusi kanker yang tidak diinginkan. Mereka yang berisiko tinggi melanoma atau kanker kulit harus melakukan pemeriksaan bulanan.

  1. Mengontrol penggunaan alkohol

Laki-laki dan perempuan harus menghindari penyalahgunaan alkohol. Alkohol di percaya ilmuwan bahwa meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk payudara, kerongkongan, usus, pankreas, otak dan tenggorokan.

  1. Melindungi kulit Anda dari sinar matahari

Gunakan tabir surya setiap kali Anda terkena sinar matahari (akan lebih baik mengenakan topi dan kacamata hitam, yang dapat melindungi Anda dari paparan berlebihan UVA dan UVB).

  1. Mengikuti satu gaya hidup aktif dan dukungan sehat

Studi yang melakukan kegiatan fisik secara rutin selama tiga atau empat jam seminggu mengurangi risiko berbagai jenis kanker dengan 30 sampai 50%. aktivitas fisik secara teratur mengurangi risiko kanker payudara, usus besar dan paru-paru.

  1. Mengawasi berat badan Anda

Indeks massa tubuh Anda harus 25 atau lebih rendah. Orang yang kelebihan berat meningkatkan risiko kanker usus besar, payudara, pankreas, hati, ginjal, prostat dan meningkatkan risiko leukemia.

  1. Hindari menjalani terapi hormon untuk menopause

Bentuk pengenalan terapi jumlah tambahan hormon dapat meningkatkan risiko akal kanker, endometrium dan kanker ovarium.

  1. Pertimbangkan menjalani perawatan untuk mengurangi risiko tertular kanker

Banyak perawatan telah diuji yang menunjukkan efektivitas besar dalam mengurangi risiko kanker. Sebelum Anda menjalani perawatan ini, namun, hubungi dokter Anda.

  1. Hindari paparan zat karsinogenik

Paparan radiasi dan zat kimia tertentu dapat menyebabkan kanker. Membatasi paparan sinar-X adalah penting bagi anak-anak dan remaja serta orang dewasa.

Selain itu, kurangi dari mengkonsumsi ikan asing karena dapat memicu pertumbuhan sel kanker, selain itu, makanan yang di panggang mengandung zat karsinogenik penyebab kanker.

Arang diketahui mengandung tinggi zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker. Penikmat sate sebaiknya mengurangi mengkonsumsi sate yang terdapat sisa pembakaran arang yang gosong mengandung zat karsinogenik pemicu kanker.

Menurut National Cancer Institute, kanker kolon, perut dan keganasan sistem pencernaan lainnya berhubungan dengan asupan tinggi daging hangus atau dibakar.

  1. Mengikuti diet yang mengurangi risiko kanker

Diet yang salah dapat menyebabkan tubuh kekurangan gizi sebagai faktor penyebab penyakit kanker sebaliknya diet sehat telah terbukti dapat mengurangi risiko tertular beberapa jenis kanker seperti usus.

Selain itu, kuangi mengkonsumsi daging merah mentah dan sosis (makanan ini terdapat banyak bahan kimia yang digunakan dalam mempersiapan mereka).

Mengkonsumsi banyak buah-buahan dan sayuran, kaya serat dan vitamin. Kurangi makanan tinggi kalori seperti permen, tepung halus, gula, keripik dan permen. Mengkonsumsi makanan dengan jumlah tinggi kalsium dan vitamin D, yang penting untuk kesehatan Anda.

  1. Menghindari makanan yang memakai zat pewarna

Saat ini ada banyak makanan memakai zat pewarna supaya tampak menarik di mata konsumen, ternyata zat pewarna tersebut mengandung banyak zat berbahaya bagi kesehatan tubuh sebagai penyebab penyakit kanker. Dengan menghindar konsumsi makanan berwarna resiko lebih tinggi terhindar dari penyakit kanker.

  1. Minum Air Putih 8 Gelas Sehari

Minum air putih di percaya dapat mengeluarkan racun berbahaya dari tubuh penyebab kanker. Selain itu, minum air putih dapat meningkatkan aliran darah, mengurangi nyeri dan mengontrol berat badan.

  1. Tidur Yang Cukup

Ilmuwan percaya bahwa istirahat dengan cukup tidur memiliki peran penting untuk meningkatkan imun tubuh untuk membunuh bakteri dan kuman penyakit dari makanan dan faktor lingkungan dan mengembalikan energi yang hilang.

Selain itu, ilmuwan menganjurkan untuk tidur dalam keadaan gelap atau tanpa lampu sebab tidur di malam hari dengan lampu menyala, ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda. Efek negatif tidur malam dengan kondisi lampu menyala akan meningkatkan resiko penyakit kanker, kardiovaskular, gangguan sistem metabolisme dan bahkan mungkin diabetes.

Hal itu disebabkan ritme srikandian tubuh menjadi terganggu karena tubuh salah menilai waktu sudah masih siang sehingga memicu tidur terganggu.

Menurut ilmuwan biologi Joan Robert mengatakan tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin jika tidak ada cahaya. Hormon ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat. Cuma hormon ini hanya aktif ketika tidur seseorang tidur tanpa cahaya lampu dan sebaliknya bila tubuh terkena cahaya hormon ini akan berhenti bekerja.

  1. Rutin Olahraga

Aktivitas positif ini sudah dipercaya sebagai obat alami paling mujarab di dunia, untuk meningkatkan kesehatan tubuh pada umumnya menjadi lebih dan mencegah dari jatuh sakit akibat penyakit kanker dan bahkan bisa mengobati masalah kesehatan terkait lainnya.

  1. Menghindari Makanan Fast Food

Makanan fast food seperti hot dog atau burger dipercaya sebagai faktor penyebab risiko kanker perut dan kanker ganas lain dari sistem pencernaan. Daging olahan dan berpengawet seperti yang terdapat pada isian hamburger atau hotdog semakin berbahaya jika digabung dengan saos sambal atau tomat olahan yang tinggi sodium nitrat dan bahan pengawet.

Baca artikel lain mengenai Terapi Hormon vs Kemoterapi

Ciri-Ciri Leukimia

Memahami Penyebab Dan Ciri-Ciri Leukimia Atau Kanker Darah

Kanker DarahRata-rata kanker tidak hanya menyerang orang dewasa tapi juga anak-anak dan salah satu kanker yang mematikan, yakni kanker darah atau leukimia. Leukimia kadang disebut juga sebagai darah putih sebab rata-rata sel darah putih banyak ditemukan pada pasien sebelum menjalani terapi.

Selain itu, kehadiran sel darah putih yang tampak banyak pada pasien merupakan sel muda, misalnya promielosit, jumlah tinggi dari sel ini ternyata dapat mengganggu fungsi dari sel sehat lainnya.

Mengenal Penyakit Leukimia atau Kanker Darah

Leukemia adalah nama umum untuk sekelompok penyakit onkologi. Leukemia adalah kanker dari sel-sel darah, kebanyakan sel-sel darah terbentuk di sumsum tulang dan sistem limfatik. Pada leukemia, sel darah kanker terbentuk dan mendesak keluar sel-sel darah yang sehat di sumsum tulang.

Leukemia biasanya melibatkan sel-sel darah putih. sel darah putih adalah pejuang yang melawan infeksi dan biasanya darah putih tumbuh dan membelah secara teratur, karena tubuh membutuhkan mereka. Tapi pada orang dengan leukemia, sumsum tulang menghasilkan sel-sel darah putih yang abnormal, yang tidak berfungsi dengan baik.

Ada banyak jenis leukemia. Beberapa bentuk leukemia lebih sering terjadi pada anak-anak. Bentuk lain dari leukemia terjadi terutama pada orang dewasa dan orang tua di mulai dari usia 55 tahun.

Anak-anak umumnya yang di vonis sakit kanker darah, jenis leukemia limfositik akut dan orangtua yang berumur 55 tahun atau lebih.

Jenis Penyakit Leukemia

Tergantung pada agresivitas tingkat di mana terjadi penyakit membedakan bentuk leukimia akut dan kronis.

Leukemia akut – darah memiliki sejumlah besar sel-sel kanker yang belum dewasa yang tidak melakukan fungsi mereka sebagaimana mestinya, kanker ini bisa tumbuh cepat yang biasanya semakin memburuk dengan cepat pula.

Apabila tidak diobati segera, maka pasein dapat meninggal dalam hitungan minggu hingga hari.

Leukemia kronis – ada sel kanker yang menjalankan fungsi tertentu dari sel sehat, sel kanker tumbuh lebih lambat yang memburuk secara perlahan dari waktu ke waktu. Pengobatan dan prognosis untuk leukemia tergantung pada jenis sel darah yang terkena dan apakah leukemia akut atau kronis.

Kemoterapi sering digunakan untuk mengobati leukemia jenis ini, selain itu, jenis penyakit kanker ini biasanya ditemukan secara tidak sengaja, seperti pemeriksaan tes darah di setiap kesempatan.

Pasein dengan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun bahkan ada yang mencapai 5 tahun dibandingan dengan pasien leukimia kronis.

Leukemia limfositik Kronis – bentuk kanker darah terkait dengan pembagian gangguan limfosit di sumsum tulang dan mereka cacat pada pematangan. Leukimia jenis ini lebih sering terjadi pada orang dewasa daripada anak-anak.

Leukemia limfositik akut – tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada orang dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.

Leukemia limfositik kronis – sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak

Leukemia mielositik kronis – kanker darah disertai dengan pembagian abnormal sel-sel di sumsum tulang, yang diwujudkan sebagai bentuk muda dewasa eritrosit, leukosit dan trombosit. Kanker ini sering terjadi pada orang dewasa, namun dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.

Penyebab Penyakit Leukimia

Seperti kebanyakan kanker penyebab leukemia tidak sepenuhnya dapat dipahami, namun ada beberapa faktor penyeba terjadinya penyakit kanker darah atau leukimia:

  1. Infeksi virus, virus dapat menyebabkan leukemia seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada orang dewasa.
  2. Bahan kimia industri seperti insektisida
  3. Faktor keturunan
  4. Obat kemotrapi
  5. Kelainan genetik,
  6. Merokok
  7. Terpapar radiasi

Gejala Penyakit Leukimia

Gejala penyakit leukemia tergantung pada bentuk tertentu dari ekspresinya, pasien dengan kanker leukimia sering mengembangkan berbagai komplikasi serius seperti pendarahan, anemia dan lain-lain.

  1. Kelelahan atau lemah
  2. Demam dalam waktu yang lama
  3. Keringat malam
  4. Pucat
  5. Anemia
  6. Sesak Napas
  7. Terjadi infeksi pada pendarahan, seperti pada mimisan
  8. Pembesaran kelenjar getah bening
  9. Gusi membesar dan berdarah
  10. Sakit kepala
  11. Muntah-muntah
  12. Kesulitan tidur
  13. Nyeri pada tulang dan sendi
  14. Penurunan berat badan
  15. munculnya bintik-bintik merah di tubuh
  16. Dan gangguan kesehatan lainnya.

Obat untuk penyakit kanker darah belum ada yang efektif dan kebanyakan pasien leukimia pada stadium akhir hanya menunggu waktu kematian tiba, namun bukan berarti tidak dapat disembuhkan tapi dibutuhkan usaha dan kesabaran dalam mengobati penyakit tersebut secara medis atau tradisional.

Pengobatan Kanker Darah atau Leukimia

  1. Menjaga kebersihan tubuh termasuk lingkungan tempat tinggal seperti kamar
  2. Kemoterapi – target utama adalah menghancurkan atau membunuh sel-sel kanker
  3. Transplantasi sumsum tulang – mengganti sumsum tulang yang sudah rusak dengan sel sehat, ini memerlukan donor sumsum tulang, baik dari tubuh sendiri atau dari orang lain sebelum memulai pengobatan.

Pengobatan Tradisional Kanker darah atau Leukimia

Tanaman berwarna merah, ungu, dan biru memiliki tinggi senyawa flavonoid, senyawa ini dipercaya sebagai zat anti kanker yang mampu melawan sel kanker terutama sel kanker darah sehingga sangat cocok dijadikan sebagai obat tradisional kanker darah. Tanaman tersebut seperti sayur bayam.

Selain itu, ada buah-buahan juga yang mengandung tinggi zat flaovonid, seperti buah jeruk, strawberry, anggur, blueberry dan kacang-kacangan. Teh juga diketahui kaya akan zat Flavanoid.

Zat flavonoid sendiri memiliki kemampuan untuk menonaktifkan zat karsinogen atau zat penyebab kanker, manfaat lain dari zat flavonoid, yakni mencegah penuaan dini.

Baca artikel lain mengenai Terapi Hormon vs Kemoterapi