All posts by Eddy

Jenis Kanker Kulit

Berbagai Jenis Kanker Kulit Beserta Cara Mendeteksi dan Pengobatannya

Kanker kulit merupakan penyakit yang menyerang jaringan kulit. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini bisa menyerang jaringan tubuh lainnya, dan bisa menimbulkan penyakit kanker lain.

Kanker kulit umumnya menyerang orang yang kulitnya berwarna putih. Hal itu dikarenakan jaringan kulit orang berkulit putih cukup rentan terserang sel kanker, utamanya sel kanker kulit. Itu mengapa, penyakit ini sering melanda orang dari benua Amerika atau Eropa, yang penduduknya notabene berkulit putih. Walau begitu, tak menutup kemungkina bila penduduk Asia (termasuk Indonesia) juga bisa terkena salah satu jenis penyakit kanker ini.

Secara umum, penyebab utama terjadinya kanker kulit tak lain adalah sel kanker yang biasnaya muncul dari paparan sinar matahari berlebih pada kulit tubuh. Paparan senyawa karsinogen, dan faktor keturunan merupakan sebab lainnya mengapa kanker kulit bisa menjangkiti seseorang.

Kanker kulit sendiri mempunyai beberapa jenis, di mana beberapa jenis kanker kulit tersebut adalah:

1. Aclinic Kerastosis

Jenis kanker kulit yang pertama adalah Aclinci Kerastosis. Penyakit ini merupakan kanker kulit yang disebabkan oleh sel kanker karsinoma. Sel kanker tersebut biasanya menyerang orang berkulit putih, utamanya yang pernah mengalami kanker kulit sebelumnya sebanyak dua kali.

Salah satu gejala yang muncul dari kanker kulit ini adalah munculnya luka di kulit. Luka tersebut mirip eperti luka bakar, dan biasanya muncul di bagian kulit yang mudah terpapar sinar matahari.

2. Karsinoma Sel Basal

Jenis kanker kulit ini biasanya menjangkiti orang-orang di benua Asia. Penyakit kanker ini sendiri disebabkan oleh serangan sel kanker yang menyerang sel basal dalam kulit tubuh, utamanya pada kulit leher dan kepala. Orang yang terjangkit jenis kanker kulit ini biasanya akan mengalami gejala tertentu, yaitu: munculnya benjolan berwarna merah mudah di bagian kulit leher atau kepala.

3. Karsinoma Sel Skuamosa

Bisa dibilang, kalau jenis kanker kulit ini cukup berbahaya dan patut diwaspadai. Pasalnya, sel kanker penyakit ini bisa menyerang bagian tubuh lain, dan tentu akan menimbulkan penyakit kanker lainnya. Adapun penyebab kanker kulit satu ini adalah adanya serangan sel kanker yang menyerang lapisan epidermis kulit.

Orang yang terserang kanker kulit ini akan mengalami sejumlah gejala, yaitu: permukaan kulit yang mulai bersisik dan kasar, terutama di bagian kulit yang sering terpapar sinar matahari.

4. Melanoma

Dibanding jenis-jenis kanker kulit sebelumnya, jenis kanker kulit satu ini sangat mematikan. Pasalnya, penyakit kanker kulit ini bisa membuat penderitanya meninggal dunia. Melanoma sendiri terjadi akibat sel kanker yang menyerang sel kulit yang memproduksi melanin. Orang yang terserang melanoma akan mengalami gejala berupa perubahan warna kulit, serta munculnya benjolan mirip tahi lalat, yang semakin lama semakin berubah warnanya.

Melanoma sendiri ternyata terbagi lagi ke dalam beberapa jenis, yaitu:

  • Nodular Melanoma: merupakan melanoma yang ditandai dengan munculnya benjolan berwarna biru tua, hittam, atau bahkan tak berwarna. Selain itu, kulit si penderita juga akan terasa gatal serta terasa panas, utamanya pada bagian yang terkena jenis melanoma ini.
  • Lentigo Maligna: merupakan jenis melanoma yang lazim menjangkiti orang tua atau lanjut usia. Gejala dari jenis melanoma ini adalah: munculnya benjolan kecokelatan dan dapat berubah ukuran sewaktu-waktu, serta munculnya rasa perih dan panas di sekitar area yang terkena kanker.
  • Acral Melanoma: merupakan jenis melanoma yang lazim menyerang telapak tangan, kuku, atau bagian bawah jari. Gejala jenis melanoma ini sendiri antara lan:munculnua benjolan serta rasa nyeri di bagian sekitar benjolan atau kanker; atau munculnya rasa kaku di bagian kulit yang terkena jenis melanoma ini.

Cara Mendeteksi Kanker Kulit

Ada dua cara yang bisa kita lakukan, agar kita dapa mendeteksi munculnya penyakit kanker kulit. Pertama, dengan membuka pakaian kita, dan membiarkan kulit kita terpapar sinar. Amatilath kulit tubuh kita dengan saksama, apakah kulit kita telah ditumbuuhi bintik/tahi lalat, ataukah tidak.

Cara kedua, kita bisa mengamati kulit kita setiap saat, tanpa perlu membuka baju dan menjemurkan diri di bawah sinar matahari. Perhatikanlah dengan saksama kulit tubuh kita, apakah ukuran dan warnya mulai berubah atau tidak.

Perhatikan pula apakah kulit kita masih baik-baik saja, atau malah muncul gejala aneh seperti gatal-gatal berlebih atau berdarah tanpa sebab.

Bila menemukan hal-hal tak wajar pada kulit, maka segeralah periksakan diri ke dokter. Nantinya, dokter akan mendiagnosis, apakah gejala tersebut termasuk gejala kanker kulit atau bukan.

Cara Pengobatan Herbal untuk Kanker Kulit

Lazimnya, kanker kulit harus disembuhkan secara medis, dan diobati dengan obat kimiawi. Namun, kanker kulit ternyata bisa diobati dengan pengobatan herbal. Berikut ini, ada sejumlah pengobatan herbal yang bisa dilakukan, guna mengatasi kanker kulit.

1. Mengoleskan Minyak Kelapa

Minyak kelapa punya sejumlah nutrisi yang baik untuk organ tubuh manusia, tak terkecuali kulit. Salah satunya adalah asam palmitic sebesar 9% yang mampu membantu mengatasi penyakit kanker kulit.

Cara pengobatan herbal dengan minyak tersebut tergolong mudah. Kita hanya perlu mengoleskan minyak tersebut ke bagian yang terkena kanker kulit. Lakukanlah setiap hari secara rutin agar kanker kulit bisa diatasi.

2. Mengoleskan Minyak Citrus.

Jika tidak punya minyak kelapa, minyak citrus juga bisa dipakai untuk pengobatan herbal kanker kulit. Hal ini dikarenakan minyak ini mempunyai kandungan D-limolene yang dapat membantu mengatasi penyakit kanker kulit. Minyak citrus sendiri bisa dibuat dengan cara mengambil ekstrak kulit jeruk dari berbagai jenis tanaman jeruk yang ada.

3. Mengonsumsi Ekstrak Terong Ungu

Terong ungu punya senyawa solasodin glycoside (BEC5) yang mampu mengatasi penyakit kanker kulit. Bahkan, senyawa tersebut juga dapat membunuh sel kanker penyebab munculnya sejumlah jenis kanker kulit. Itulah mengapa, mengonsumsi ekstrak terong ungu bisa menjadi salah satu alternatif pengobatan kanker kulit secara herbal.

4. Mengonsumsi Jus Anggur atau Ekstrak Biji Anggur

Buah anggur kaya akan antioksidan, yang dapat mengatasi berbagai penyakit, termasuk kanker kulit. Bila ingin mengonsumsi anggur sebagai jus, sebaiknya konsumsilah maksimal 2 kali sehari, dan usahakan jangan menambah gula atau pemanis buatan dalam jus anggur yang hendak dikonsumsi.

Selain jus anggur, kita juga bisa mengonsumsi ekstrak biji anggur. Sama seperti buahnya, biji anggur juga kaya akan antioksidan. Bahkan, kandungan atioksidan pada biji anggur jauh lebih banyak dibanding buah anggur itu sendiri.

Demikianlah ualasan soal kanker kulit kali ini, dimulai dari jenis kanker kulit, hingga pendektesian dan pengobatan herbalnya. Dari pemaparan di atas, kita pun bisa tahu apa saja jenis kanker kulit, cara mendeteksinya, serta pengobatan herbalnya. Dengan begitu, kita pun jadi lebih tahu seperti apa itu kanker kulit, dan juga tahu bagaimana cara mengobatinya secara herbal.

Baca artikel lain mengenai Benalu Batu

Haid Tak Teratur Gejala Kanker Rahim

Benarkah Haid Tak Teratur Gejala Kanker Rahim?

Haid atau menstruasi merupakan kejadian alami yang terjadi pada wanita setiap bulannya. Menstruasi yang normal biasanya memiliki siklus 21-35 hari dengan lama menstruasi adalah 5-7 hari. Sedangkan untuk jumlah darah yang dikeluarkan biasanya tidak lebih dari 80 ml. Mestruasi setiap wanita berbeda-beda, ada yang teratur dan ada yang tidak, bagi yang memiliki haid tidak teratus biasanya memiliki kekhawatiran dirinya mengidap kanker rahim. Tapi benarkan haid tak teratur gejala kanker rahim?

Penyebab Haid Tidak Teratur

Memang bisa jadi haid tak teratur gejala kanker rahim, tapi tidak bisa juga digeneralisir bahwa haid tidak teratur pasti terkena kanker rahim. Ada banyak penyebab lain kenapa haid seseorang tidak teratur.  Apa saja itu?

  1. Stres

Kelelahan atau stres karena tekanan pekerjaan, ada masalah yang sedang dipikirkan bisa menjadi penyebab haid tidak teratur. Stres atau kelelahan ini menyebabkan hormon dalam tubuh tidak stabil, sehingga bisa menyebabkan haid tidak teratur.

  1. Polycrystic Ovaries (PCO)

Polycystic Ovaries (PCO) merupakan kondisi dimana terdapat kista yang tumbuh dalam jumlah lebih dari satu. Meski ukurannya kecil, hal ini bisa menjadi penyebab seorang wanita mengalami gangguan kesuburan, bahkan sulit hamil.

Salah satu indikasi yang umum terjadi pada wanita dengan penyakit ini adalah menstruasi yang tidak teratur. Terkadang tidak haid dalam waktu yang lama, namun kadang kala juga mengalami menstruasi dengan pendarahan yang banyak.

  1. Tumor atau Kista Ovarium

Salah satu jenis kita yang kerap ditemukan ialah kista ovariumm, salah satu gejalanya ialah adanya gangguan menstruasi. Ciri-cirinya ialah haid yang tidak teratur, rasa nyeri tidak tertahankan ketika menstruasi, apabila ini terjadi, segera periksakan ke dokter karena bisa jadi ukuran kista mengalami pembesaran.

  1. Kanker

Haid tidak teratur memang bisa menjadi gejala kanker, baik itu kanker serviks maupun kanker rahim. Tidak hanya haid yang tidak teratur, namun juga kanker ini dapat menimbulkan keluhan lain seperti muncul benjolan pada mulut rahim, nyeri ketika berhubungan intim, nyeri panggul, dan penurunan berat badan secara signifikan.

Mengingat adanya kondisi medis lain yang bisa menjadi penyebab haid tidak teratur, maka tidak selamanya haid tak teratur gejala kanker rahim. Meski begitu tetap perlu diwaspadai dengan segera memeriksakan diri ke dokter dan nantinya akan dilakukan serangkaian tes seperti Test Pap Smear, Tes HPV, Tes LBC (Liquid Based Cytology), dan Tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat)

Dengan dilakukannya serangkaian tes tersebut, maka bisa diketahi penyebab dari munculnya haid yang tidak teratur.

Mengenal Lebih Dekat Kanker Rahim

Kanker rahim atau kanker endometrium atau kanker uterus merupakan penyakit yang disebabkan berkembangnya sel kanker di bagian rahim atau uterus wanita. Sel kanker ini mulanya ialah sel tumor yang semakin lama semakin berkembang hingga akhirnya menjadi sel tumor yang ganas dan akhirnya menjadi kanker.

Kanker rahim adalah jenis kanker yang paling umum diderita oleh wanita sesudah kanker payudara. Secara umum ada dua jenis kanker rahim, yakni ullterian dan endometrium. Kanker rahim dengan jenis endometrium lebih banyak ditemukan jika dibandingkan dengan kanker ulterian.

Sebagaimana jenis kanker lainnya, sel kanker yang berkembang di tubuh manusia nantinya bisa berpengaruh besar terhadap sistem kesehatan manusia. Sel kanker bisa berkembanga sangat pesat dan bisa merusak jaringan sel pada tubuh yang diserangnya.

Agar bisa mengantisipasi lebih dini, wanita harus bisa meneliti serta mengamati berbagai macam gejala yang dialaminya. Sehingga bisa langsung diberikan tindakan yang tepat untuk menghadapi gejala medis yang dialaminya.

Kanker rahim tidak bisa dianggap remeh oleh para wanita. Sel kanker dalam rahim bisa menyebabkan adanya tindakan operasi pengangkatan rahim atau histerektomi. Apabila sudh sampai di keadaan ini, wanita tidak akan bisa hamil lagi.

Gejala Kanker Rahim

Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda kanker rahim yang harus diwaspadai oleh wanita.

1. Haid Tidak Teratur

Haid merupakan darah yang keluar dari tubuh wanita sebagai hasil tidak dibuahinya sel telur oleh sperma. Sel telur ini akan menempel pada rahim dan di waktu tertentu akan keluar dalam wujud darah haid.

Haid tak teratur gejala kanker rahim memang bisa menjadi salah satu gejala. Ada kalanya hadi keluar dalam waktu yang lebih panjang daripada biasanya. Menstruasi yang tidak teratur ini biasanya juga ditandai dengan volume darah yang keluar lebih banyak, bahkan hingga penderitanya mengalami kekurangan darah.

Saat itulah wanita harus waspada menghadapi gejala tersebut. Akan tetapi, tetap harus dikaitkan dengan gejala lain untuk bisa memberikan pengobatan yang optimal.

2. Rasa Sakit Pada Panggul

Gejala kanker rahim selanjutnya ialah munculnya rasa sakit pada panggul atau bagian bawah perut. Rasa sakit ini biasanya melebihi rasa sakit ketika haid. Rasa sakit yang perlu diwaspadai adalah ketika buang air kecil atau ketika berhubungan suami istri. Rasa sakit ini menunjukkan ketidakberesan pada perut wanita dan harus segera diperiksakan ke dokter.

3. Muncul Benjolan

Gejala selanjutnya dari kanker rahim ialah muncul benjolan di bagian bawah perut atau di sekitar rahim. Benjolan ini bisa berkaitan dengan sel kanker yang berkembang dalam rahim. Benjolan ini bisa dirasakan dengan cara diraba dan semakin lama akan terasa membesar. Di tahap ini, wanita memang harus waspada dan memeriksakan diri ke pihak medis untuk memperoleh diagnosis yang tepat.

4. Berat Badan Menurun Secara Drastis

Gejala lainnya ialah menurunnya berat badan secara drastis tanpa penyebab yang jelas. Penurunan berat badan ini terjadi karena nutrisi yang dibutuhkan tubuh tidak sampai karena direbut oleh sel kanker yang terus berkembang.

5. Kembung

Kembung adalah salah satu gejala yang biasa terjadi pada tubuh. Namun, harus diwaspadai apabila rasa kembung dirasakan sampai ke panggul. Apabila gejala ini terjadi maka segera kunjungi dokter untuk mengetahui diagnosis lebih lanjut.

6. Perubahan Bentuk Payudara

Mereka yang menderita kanker rahim biasanya memiliki bentuk payudara yang berubah, seperti kulit yang kasar di sekitaran payudara, timbul merah dan ruam. Bahkan pada beberapa kasus kanker rahim, terjadi pula peradangan pada payudara.

7. Perubahan Warna Kulit

Perubahan warna kulit bisa juga terjadi ketika kanker rahim menyerang. Tak hanya itu saja, jika terjadi pendarahan pad kulit, maka itu bisa menjadi tanda kanker rahim.

Itulah ulasan mengenai kanker rahim dan gejala yang menyertainya. Haid tak teratur gejala kanker rahim memang perlu diwaspadai, namun jangan dilupakan juga bahwa ada banyak gejala lain dari kanker rahim. Dan bisa jadi haid yang tidak teratur bukanlah gejala kanker rahim, karena tidak teraturnya haid bisa disebabkan banyak faktor. Oleh sebab itu, apabila merasa khawatir dengan gejala-gejala yang muncul, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca artikel lain mengenai Cara Mencegah Kista

Penyebab Kista

Ini Dia Penyebab Kista Dan Cara Mengobatinya

Kehidupan kita bukan hanya bergantung pada perkembangan jaman yang semakin maju, dan bagiaman kita mengikuti perkembangannya apakah kita mampu melewati dan mampu mengikuti setiap perkembangannya. Tapi bukan hanya itu yang harus kita lewati, kehidupan ini yang harus diutamakan adalah kesehatannya. Apakah anda cukup sehat untuk bangun dipagi hari hari? Itu adalah hal utama yang harus anda pikirkan, dibandingkan memikirkah hal-hal yang jauh, akan lebih baik jika utamanya anda memntingkan kesehatan anda.

Berbagai jenis penganggu kesehatan yanga kan emempengaruhi hari-hai anda terjadi setiap saatnya diantara kita, entah itu terjadi pada diri anda, atau itu terjadi pada orang-orang disekitar anda. Carilah cara untuk tetep menjadi sehat dan orang yang berbagi kesehatan. Salah satu penyakit yang sering menghadapi kita, dan mungkin sering anda dengar, namun dianggap biasa dan tidak mematikan adalah kista. Jenis penyakit ini bisa terjadi pada banyak bagian organ tubuh kita, namun umumnya terjadi pada wanita di bagian rahim.

Apa itu kista? Kista termasuk kedalam tumor jinak bukan kanker yang tidak akan tumbuh atau meluas keberbagai organ yang ada ditubuh manusia. Kista ini berupa kantung yang berisi berbagai macam cairan, seperti udara, nanah, atau cairan lainnya. pada struktur kista menyerupai kantung tertutup yang memiliki selaput atau membran. Kista dapat berisi cairan atau zat semi-cair. Kista bukan pertumbuhan jaringan tubuh seperti kanker.

Jenis-Jenis Kista Dan Penyebabnya

Wanita khususnya adalah yang lebih mudah terjangkit penyakit kista. Wanita harus lebih memperhatikan hal ini, agar anda bisa terhindar dari penyakit yang tampak simpel, namun serius ini. Jenis-jenis kista dan penyebabnya memang sangatlah beragam. Di zaman yang semakin berkembang dan memiliki elemen yang semakin beragam ini tentu saja menjadi hal-hal penyebab sebuah penyakit menjadi semakin beragam. Di bawah ini  jenis-jenis dan juga penyebab kista yang paling banyak dibicarakan.

1. Kista Ovarium

Ini adalah kista yang sering terjadi pada wanita, ada beberapa ahli mengatakan bahwa penyebabnya akibat genetika kita, jadi jika ibu  atau nenek kita atau kakak kita mengalami kista, ada kemungkinann besar anda juga mengindap kista. Penyebab lainnya bisa terjadi infeksi, sebenarnya kista ovarium memang tidak memiliki gejala apapun. Namun jika anda membiarkan kista yang satu ini terus tumbuh membesar dan pecah, anda mungkin mengami penyakit yang cukup serius.

2. Kista Epidemoid

Kistanya ada dilapisan kulit juga kadang tampak seperti daging yang tumbuh. Kistanya seperti daging namun dengan permukaan yang halus. Kistanya terbentuk jika adas sel pada permukaan kulit tumbuh dan menjadi benjolan. Kistanya berkembang biak mmbengkak dan berisi cairan kuning atau putih yang berasal dari akumulasi keratin. Penyebab kista ini adalah akibat penumpukan keratin yaitu sebuah protein yang dibentuk secara alami oleh sel-sel kulit yang berkembang. Nah perkembangan benjolan juga akan sangat cepat ketika protein yang menumpuk itu berada di bawah permukaan kulit kita. Biasanya orang-orang yang berjerawat cenderung mengalami kista satu ini.

3. Kista Payudara

Kista ini berada di bagian dalam payudara berbentuk gumpalan cairan atau padat, bentuknya bisa bulat, oval dengan tepian yang tidak merata. Kista ini termasuk kista yang jinak tidak akan menjadikan kanker. Penyebab terjadinya kista payudara adalah akibat cairan yang dihasilkan melenjar di payudara dihasilkan dengan berlebih sehingga membentuk sebuah kista.

4. Kista Nabothian 

Kista nabothian atau sering disebut kista serviks ini berada pada bagian leher rahim, kistanya biasanya awalnya kecil namun akan berkembang. kista ini bisa terbentuk atau ada karena kelenjar lendir pada bagian leher rahim tersumbat, sehingga cairannya menumpuk di sana sehingga menjadi benjolan ialah yaitu kista. Penyebab lainnya juga bisa beryupa peradangan pada leher rahim yang nantinya akan  menimbulkan kista serviks.

Jenis-jenis kista tersebut adalah berbagai kista yang dapat dialami oleh anda atau teman-teman terdekat anda. namun bisa anda lihat, kista kemungkinan besar terjadi pada wanita, beberapa organ utama wanita bisa saja terkena kista. Ada banyak tempat pada wanita yang bisa dijadikan sebagai sarang kista, di antaranya payudara, vagina bahkan rahim. Sebagai wanita rahim merupakan tempat penting anda untuk menentukan masa depan yang akan membuat anda semakin menjadi perempuan. Itu sebabnya ada banyak cara menyembuhkan ornag-orang penderita kista ini karena sekarang juga para dokter spesialis selalu tahu cara tepat yang bisa dilalui dengan mudah dan aman.

Dampak Pada Kesuburan

Lalu timbul pertanyaan, adakah dampak pada kesuburan wanita? Pertanyaan ini jelas menjadi hal penting akan akan mempengaruhi masa depan wanita. Jawabannnya tidak ada, karena kista yang biasanya tumbuh pada di ovarium biasanya bersifat fungsional yang artinya tidak akan berkembang atau malah akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.

Namun dampak lainnya adalah kista ini bisa menganggu proses ovulasi, proses satu ini adalah dimana sel telur akan dilepaskan, nah jika proses terganggu ini bisa menjadi faktor utama masalah kemandulan bagi wanita, itu sebabnya, jika anda memang sudah didiagnosis terkena penyakit kista, cobalah langsung diperiksa dan diobati, akan lebih baik jika diangkat, agar tidak ada proses yang terlambat sehingga kista sudah mulai bersarang dan mengganggu setiap proses yang ada pada rahim anda. Namun anda tidak usah khawatir karena anda bisa menyembuhkan dampak ini dengan mengkonsumsi obat penyubur/kesuburan (hormonal) yang disarankan oleh dokter anda.

Pengobatan Kista Secara Medis

Untuk pengobatan kista secara medis biasanya dilakukan oleh para penderita kista karena dirasa lebih mudah dan lebih aman, dokter yang bersangkutan akan memeriksa kita dan mulai menyarankan pengobatan salah satunya menguras cairan di dalam kista menggunakan jarum, dokter juga akan memberikan obat untuk mengurangi pembengkakan kista agar tidak semakin membengkak dan pecah, namun jika kondisi kista anda ternyata sudah besar akan dilakukan pengangkatan kista seperti operasi.

Penggunaan BPJS untuk Pengobatan Kista

Jika anda adalah seorang yang sudah memiliki surat BPJS, ini akan mempermudah anda dalam pengobatan yang dilakukan pengurangan biaya atau malah dengan biaya yang gratis. Apa itu BPJS? BPJS merupakan jaminan kesehatan yang diberikan oleh presiden sebagai tempat anda menabung untuk menjamin kesehatan anda seterusnya, ini diberikan pada seluruh rakyat Indonesia, baik pekerja negeri sipil, TNI, Polri, veteran, bahkan rakyat biasa diperbolehkan dan malah diharuskan memiliki jaminan kesehatan satu ini.

Itu sebabnya jika anda mengidap penyakit kista dan dokter menyarankan untuk operasi, anda akan menerima biaya operasi yang gratis pada operasinya.

Pengobatan Kista Secara Herbal

Apakah pengobatan kista bisa dilakukan dengan cara herbal atau alami? Tentu saja bisa, ada banyak kandungan alami di bumi kita yang kaya akan segala kandungan dan nutrisi baik yang akan sangat manjur untuk hidup anda, sehingga anda akan dijauhkan dari berbagai penyakit. bisa anda coba lakukan dengan mengkonsumsi diantaranya, mahkota dewa, kunyit putih, kulit manggis, dan masih banyak lagi tumbuhan dan rempah yang bisa dipakai, namun tiga hal ini adalah yang paling manjur dan paling dipilih oleh banyak orang sebagai pengobatan kistanya.

Anda bisa melakukan dengan cara merebus hal-hal di atas tidak secara bersamaan, anda bisa memilih salah satu, lalu mulailah mengkonsumsi rutin minimal sehari dua kali, agar efeknya terasa. Khasiat-khasiat yang akan dihasilkan adalah tubuh anda tidak akan sakit ketika akan menghadapi datang bulan, perut anda juga sedikit demi sedikit akan kurang dalam pembengkakanya, saat itulah kemungkinan kista anda sudah mengempes atau mungkin hilang, anda bisa lebih lanjut mengubungi dokter yang bersangkutan untuk memastikan keadaannya.

Semoga ulasan mengenai penyebab kista ini bisa bermanfaat ya.

Baca artikel lain mengenai Cara Mencegah Kista