All posts by Eddy

Peluang Sembuh Kanker Nasofaring

Bagaimana Peluang Sembuh Kanker Nasofaring? Apa yang harus Dilakukan Supaya Sembuh?

Kesembuhan adalah hal yang paling diinginkan oleh para penderita kanker. Oleh karena mereka sering merasakan penderitaan sampai waktu yang lama. Jadi ingin segera sehat agar bisa hidup dengan lebih tenang dan sebahagia. Meski ada banyak penderita kanker yang sembuh, tapi ada juga yang tidak, bahkan sampai meninggal dunia.

Kanker nasofaring adalah salah satu kanker yang paling sulit untuk disembuhkan. Kanker yang berada di daerah dekat hidung dan tenggorokan ini terjadi karena virus NPC.

Peluang sembuh kanker nasofaring bisa lebih besar apabila telah terdeteksi sejak awal sebelum menjadi kanker yang parah. Untuk membahas mengenai peluang kesembuhan penderita kanker ini ada pada informasinya di bawah ini.

Ketahui Gejala Awal Kanker Nasofaring

Kanker nasofaring terjadi pada bagian nasofaring, letaknya adalah di bagian belakang tenggorokan dan belakang rongga hidung.

Beberapa penyebab yang bisa membuat munculnya kanker ini, antara lain:

  • Laki-laki.
  • Bahan kimia, termasuk asap. Contoh asap yang bisa membuat terjadinya kanker ini adalah obat nyamuk yang dibakar, kayu bakar, dan kemenyan.
  • Genom virus yang ada pada bagian sel tumor.
  • Peningkatan antibodi.
  • Makanan yang memiliki kandungan precusor nitro, dan nitrosamine. Seperti sayuran yang diawetkan, ikan asin, dan makanan yang difermentasi.
  • Virus Epstein-Barr.
  • Banyak minum alkohol.
  • Ada keluarga yang memiliki riwayat penyakit ini.
  • Bekerja pada tempat yang sering menggunakan bahan kimia dan terdapat debu kayu.

Gejala awal dari penyakit ini kebanyakan berhubungan dengan tenggorokan dan hidung. Banyak orang menilai bahwa gejala awal penyakit ini mirip dengan gejala batuk dan pilek. Beberapa gejala awal yang bisa mengindikasikan adanya kanker nasofaring adalah sebagai berikut.

  • Anda merasakan infeksi pada telinga yang sering terjadi, sakit kepala, radang tenggorokan, di dalam telinga terdengar suara berdengung, lalu ada benjolan di bagian hidung atau leher.
  • Mimisan yang sering terjadi.
  • Pandangan terlihat ganda dan kabur.
  • Wajah merasakan nyeri bahkan sampai mati rasa.
  • Kesulitan bernapas seperti hidung tersumbat, suara menjadi serak atau suara bindeng.

Jika Anda mengalami beberapa gejala ini maka lebih baik langsung periksa ke dokter. Jangan tunggu sampai parah supaya cepat ditangani.

Ketika Anda memeriksakan penyakit ini ke dokter dan dokter sudah mencurigai adanya kanker nasofaring, harus dilakukan inspeksi di bagian belakang dari lubang hidung. Biasanya dilakukan dengan nanoscope.

Nanoscope adalah selang yang berbentuk fleksibel dan bisa dimasukkan ke dalam lubang hidung. Kemudian nantinya akan menembus ke bagian rongga mulut belakang maupun daerah yang kelihatannya memiliki pertumbuhan abnormal.

Pertumbuhan abnormal tersebut akan dibiopsi agar tingkat keganasannya dapat dipastikan dengan lebih baik.

Kanker Nasofaring Bisa Sembuh?

Peluang sembuh kanker nasofaring pastinya ada, tergantung dengan semangat dari penderita dan keluarganya, pengobatan yang dilakukan, cara menjaga tubuh, sistem kekebalan tubuh, dan lain sebagainya.

Peluang kesembuhan penyakit kanker ini akan semakin baik jika pengobatan yang dilakukannya akurat atau sesuai dengan kondisi pasien. Lalu jika telah terdeteksi ketika masih dalam stadium I atau awal.

Kanker yang sudah parah akan menyebar hampir ke seluruh tubuh sehingga membuat tubuh lebih mudah menjadi lemah. Jika dilakukan kemoterapi pun risiko untuk tidak berhasilnya lumayan besar. Meski nanti kankernya sudah sembuh, tapi bisa saja kemoterapi ini berdampak kepada kesehatan lain seperti adanya efek samping jangka panjang.

Jika mengalami efek samping ini justru pasien akan mendapat penyakit lain yang semakin membuat tubuhnya lemah.

Kanker nasofaring dan kanker lainnya memiliki tingkat harapan kesembuhannya sendiri. Tingkat harapan hidup atau kesembuhan menggambarkan ukuran persen dan lama bagi penderita untuk hidup dalam waktu tertentu. Dalam dunia medis fase tingkat harapan hidup kanker umumnya selama 5 tahun tapi ada juga yang 10 tahun.

Kanker bisa dikatakan sembuh jika sudah tidak ada lagi yang terdeteksi lalu para penderita mempunyai harapan hidup seperti orang sehat pada umumnya.

Tingkat kesembuhan setiap kanker akan berbeda-beda. Seperti, tingkat kesembuhan kanker nasofaring dan kanker darah akan berbeda karena yang satu bisa merusak jaringan sekitarnya dengan sangat cepat sedangkan yang lain hanya memiliki sifat kambuhan lokal atau hanya pada tempat yang terkena kanker.

Kanker nasofaring tidak bisa disembuhkan dengan operasi tapi hanya menggunakan terapi seperti kemoterapi dan radioterapi. Responnya bisa dari 50% sampai 90% tergantung dengan obat kemoterapinya. Namun jika kanker ini sudah ada dalam tahap lanjut maka kemungkinan untuk sembuh lewat terapi hanya 10 sampai 40%.

Cara Menyembuhkan Kanker Nasofaring

Berikut ini cara untuk membuat sel penyebab kanker nasofaring dikeluarkan dan dihilangkan dari tubuh sehingga memperbesar peluang sembuh.

Stadium Awal

Terapi radiasi atau radioterapi digunakan untuk mengobati kanker nasofaring stadium awal seperti yang sudah disebutkan di atas. Ketika dalam stadium ini biasanya kanker belum sampai menyebar ke bagian kelenjar getah bening yang ada di leher.

Jika sudah berada di kelenjar getah bening pun kanker masih bisa disembuhkan dengan terapi ini. Kecuali jika sudah mulai membesar maka bisa saja sel kanker tidak bisa dihancurkan.

Jika pengobatannya ditambah dengan kemoterapi maka kurang baik karena justru bisa menyebabkan terjadinya efek samping. Pada akhirnya, kualitas hidup penderita akan berpengaruh, mungkin bisa menjadi lebih buruk.

Stadium 2

Jika kanker nasofaring ada dalam stadium 2 biasanya sudah menyebar ke bagian tubuh lain yang lebih jauh. Apabila sudah begini maka lebih sulit untuk diobati.

Baru untuk menyembuhkan kanker stadium 2 bisa menggunakan kemoterapi. Untuk jenis obatnya biasanya cisplatin.

Jika kemoterapi belum berhasil untuk menyembuhkan maka akan dilakukan terapi radiasi kembali ke bagian kelenjar getah bening dan nasofaring. Terapi radiasi ini dilakukan supaya sel kanker yang masih tersisa bisa dibunuh.

Jenis obat kemoterapi yang biasa digunakan untuk menyembuhkan kanker stadium 2 adalah erbitux, atau cetuximab.

Stadium 3

Kanker nasofaring yang ada dalam stadium ini disebut dengan rekuren. Biasanya kanker nasofaring stadium 3 adalah yang muncul kembali setelah sebelumnya berhasil disembuhkan.

Kanker ini bisa menyebar ke organ tubuh lain seperti tulang dan paru-paru atau terjadi lagi di tempat yang sama seperti sebelumnya. Apabila seperti ini maka jenis pengobatan yang digunakan tergantung dengan tingkat kanker dan lokasinya.

Pada beberapa kasus, tumor yang kembali tumbuh di nasofaring dapat dioperasi dengan melakukan bedah dasar pada bagian tengkorak endoskopik. Namun karena sangat berbahaya maka operasi khusus ini hanya bisa dan boleh dilakukan para ahli bedah profesional dan sudah berpengalaman.

Namun jika berbagai upaya sudah dilakukan dan kanker tidak bisa kunjung sembuh maka satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah adanya perawatan lebih lanjut. Tujuannya supaya pertumbuhannya bisa diperlambat bahkan membuat gejala karena penyebaran kanker dihilangkan.

Kemudian bisa juga menggunakan bantuan obat herbal seperti daun sirsak atau kulit manggis. Kedua bahan ini berhasil untuk menyembuhkan berbagai jenis kanker, salah satunya kanker nasofaring.

Di dalam buah-buahan ini terdapat senyawa fotokimia, xanthone, dan acetegonis. Kandungan-kandungaan ini memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Membuat sel kanker atau tumor bunuh diri sehingga hilang sendiri.
  • Sel kanker dan tumor dibunuh secara selektif karena memiliki kekuatan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan obat kemoterapi.
  • Sel kanker bisa dirusak secara perlahan.
  • Sel-sel tubuh akan dilindungi sehingga DNA tidak rusak.

Namun jika kanker sudah terlanjur parah mungkin pengobatan ini hanya bersifat membantu.

Demikianlah pembahasan mengenai peluang sembuh kanker nasofaring yang perlu Anda ketahui. Lalu ada informasi juga mengenai cara untuk menyembuhkan kanker nasofaring. Semoga informasinya cukup memberi wawasan kepada Anda.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Ubi Ungu

Kanker Hati Sembuh

Peluang Kanker Hati Sembuh Apakah Sangat Besar?

Kanker memang termasuk jenis penyakit yang mematikan. Ada banyak sekali penderita kanker yang pada akhirnya meninggal meski sudah mendapatkan pengobatan maksimal. Hal ini karena sel-sel penyebab kanker bisa menyebar dengan sangat cepat dan membuat kondisi tubuh menjadi sangat lemah.

Meski demikian, bukan berarti tidak bisa disembuhkan. Beberapa jenis kanker seperti kanker hati memiliki peluang sembuh yang lumayan besar. Ingin mengetahui fakta lebih dalam mengenai kesembuhan dari kanker hati?

Artikel ini akan memberikan beberapa informasi mengenai harapan untuk kanker hati sembuh berdasarkan fakta-fakta yang kami dapatkan.

Mengenal Kanker Hati dan Penyebabnya

Kanker hati memiliki beberapa tipe yang sesuai dengan tempat asal tumbuhnya sel kanker tersebut. Apabila asalnya dari organ hati maka disebut sebagai kanker hati primer. Namun kanker hati primer juga bisa berasal dari saluran empedu. Meski hal ini jarang terjadi karena lebih cocok masuk dalam jenis kanker saluran empedu.

Kanker hati biasanya lebih sering terjadi pada pria, kemungkinannya dua kali lipat dibandingkan  pada seorang wanita. Lalu, sebanyak 80% penderita kanker ini berasal dari Asia.

Berapa hal yang bisa menjadi faktor penyebab adanya penyakit ini antara lain:

  • Sirosis.
  • Hepatitis kronis.
  • Obesitas.
  • Terlalu sering mengonsumsi alkohol.
  • Memiliki penyakit metabolik turunan.
  • Diabetes tipe 2.
  • Terkena paparan dari zat aflatoksin.
  • Terkenal paparan thorium dioksida dan vinil klorida.
  • Arsenikum.
  • Steroid anabolik.
  • Penggunaan tembakau seperti merokok.
  • Infeksi parasit.
  • Pil KB.

Mengetahui Harapan Hidup untuk Penderita Kanker Hati

Peluang kanker hati sembuh akan lebih besar apabila telah terdeteksi dari awal, sama yang biasa terjadi pada jenis kanker lainnya. Peluang kesembuhan dapat ditentukan dari cara penanganan dan tingkat harapan hidup. Sebelum mengetahui kedua hal tersebut maka dokter akan memeriksa ukuran kanker lalu fungsi hati penyebaran sel kanker dan jumlah bagian yang terkena kanker. Hal itu bisa dilakukan dengan pemeriksaan AFP, CT Scan, MRI, dan USG.

Oleh karena, jika ingin tahu kemungkinan kanker hati sembuh maka harus memiliki data yang lengkap dan akurat.

Angka harapan hidup akan langsung didiskusikan oleh dokter kepada pasien yang telah didiagnosis menderita penyakit ini. Maksud dari angka harapan hidup adalah jumlah persentase dari semua penderita kanker hati yang kondisinya sama dengan pasien yang didiagnosis. Lalu akan diketahui juga dari jangkau waktu kesembuhan si mantan penderita itu. Jangka waktu ini dihitung langsung setelah dilakukan diagnosis.

Namun hal ini tidak menjamin tingkat kesembuhan yang sama karena setiap orang kondisinya berbeda. Misalnya saja ketahanan tubuhnya lebih lemah atau jenis perawatan yang dilakukan berbeda.

Biasanya jangka waktu untuk tingkat kelangsungan hidup bervariasi. Bisa 1 tahun lebih bahkan sampai 10 tahun. Namun biasanya tingkat kelangsungan hidup dari pasien kanker hati berlangsung selama 5 tahun.

Tingkat kelangsungan hidup ini bukan menentukan seberapa lama lagi Anda bisa hidup. Jadi bukan berarti penderita kanker hati hanya hidup sampai 5 tahun.

Untuk mendapat angka harapan hidup selama 5 tahun ini, peneliti harus melakukan penelitian yang cukup lama. Mereka harus mengetahui jumlah dari penderita kanker hati yang selamat sesudah didiagnosis 5 tahun.

Apabila memberikan perkiraan harapan hidup tanpa meneliti lebih lanjut mengenai pengobatan atau tingkatkan kerja maka disebut dengan tingkat keseluruhan.

Contoh dari perhitungan ini adalah jika tingkat kelangsungan hidup selama 5 tahun adalah sebesar 50%, artinya sebanyak 50% penderita penyakit ini bisa bertahan hidup sampai dengan 5 tahun sesudah diagnosis dilakukan.

Namun, jika hanya melakukan perhitungan ini masih kurang memberikan jawaban yang pasti mengenai tingkat kesembuhan yang sebenarnya. Supaya lebih spesifik maka harus diperhitungkan juga masalah komplikasi dan tingkat keparahannya.

Untuk lebih spesifiknya bisa menggunakan hasil penelitian dari National Cancer Institute Surveillance, Epidemiology and End Results. Mereka menggunakan data-data para pasien penderita kanker hati dari tahun 2003 sampai 2009. Lalu menyimpulkan bahwa ada tiga kelompok kanker hati. Tiga kelompok tersebut adalah sebagai berikut.

  • Distant, artinya kanker hati ini sudah menyebar sampai ke jaringan dan organ-organ yang berada jauh dari hati sehingga masuk dalam stadium IVB. Jumlah tingkat langsung and hidup relatif 5 tahunnya hanya 2%.
  • Regional, artinya kanker hati sudah menyebar ke bagian kelenjar getah bening atau organ dekat. Masuk dalam stadium IVA dan IIC.  Tingkat kelangsungan hidup selama 5 tahunnya hanya 7%.
  • Localized, artinya sel-sel kanker baru hanya ada di dalam hati atau belum menyebar. Biasanya masih dalam stadium I, dan II tapi beberapa ada juga yang pada tahap III. Untuk jenis kanker ini kelangsungan hidupnya sebesar 28%.

Kesimpulannya, tingkat kelangsungan hidup ini bisa menentukan pilihan pengobatan untuk kanker hati Anda. Peluang kanker hati sembuh lebih besar apabila didiagnosis sejak awal.

Kemudian ada juga faktor-faktor lain yang bisa membantu kelangsungan hidup lebih lama seperti baik tidaknya tubuh ketika merespon pengobatan maupun kesehatan pasien secara menyeluruh.

Pengobatan Kanker Hati agar Sembuh

Untuk mengobati penyakit kanker hati umumnya ada 5 cara pengobatan yang bisa dilakukan. Selain dengan kemoterapi juga ada ablasi tumor, pembedahan, radioterapi dan terapi kanker terarah.

  • Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan dengan menggunakan obat-obatan yang memiliki sifat anti kanker atau menghancurkan pertumbuhan dari sel kanker yang telah menyebar.

Ada beberapa cara untuk memberikan obat kemo, yaitu memberikan obat dalam bentuk tablet dan penyuntikan obat langsung ke bagian pembuluh darah.

  • Radioterapi

Pengobatan dengan cara ini akan menggunakan sinar energi yang sangat tinggi dengan tujuan yang sama. Namun jarang digunakan untuk menyembuhkan kanker hati karena hati tidak bisa terpapar dengan radiasi tinggi.

  • Terapi Kanker Terarah

Pengobatan ini dilakukan dengan melakukan beberapa jenis obat juga agar penyebaran kanker terhenti. Penggunaan obat tersebut akan dilakukan dengan cara interfensi ke molekul yang menyebabkan adanya pertumbuhan kanker. Obat yang digunakan bernama Sorafenib, biasanya digunakan pada penderita kanker hati yang sudah ada pada tahap lanjut.

  • Ablasi Tumor

Tujuannya supaya sel kanker hati primer bisa hancur dan membuat kanker hati sembuh. Caranya adalah dengan menggunakan alkohol atau panas. Dilakukan dengan menggunakan scanning CT atau ultrasound lalu jarum akan diarahkan lewat kulit sampai masuk ke bagian kanker di dalam hati. Sebelumnya, dilakukan anestesi local dulu.

  • Pembedahan

Pembedahan dapat dilakukan jika  bagian hati tertentu yang terkena kanker sementara bagian lainnya sehat. Dengan bedah, bagian hati dengan kanker akan diangkat sehingga hilang dan tidak menyebarkan sel kanker ke seluruh bagian tubuh lainnya.

Selain 5 pengobatan ini, ternyata ada banyak cara pengobatan lainnya. Pengobatan-pengobatan ini adalah perkembangan terbaru dari cara menyembuhkan penyakit kanker hati, seperti:

  • Transplantasi hati, yaitu mengganti hati dengan milik orang lain yang mendonorkan.
  • Reseksi hidup, yaitu mengangkat sebagian atau semua bagian hati.
  • Perawatan dukungan.
  • Terapi target.
  • Terapi biologik, yaitu menggunakan virus yang bisa membunuh sel kanker.
  • Krioterapi, yaitu terapi menggunakan suhu yang sangat dingin.
  • Injeksi alkohol, yaitu menghancurkan tumor dengan menyuntikkan alkohol.
  • Embolisasi arteri, yaitu memblokir pembuluh darah supaya tidak mengalir ke tumor.

Dengan semakin banyaknya pengobatan untuk kanker hati maka kemungkinannya untuk sembuh semakin besar.

Itulah dia informasi mengenai kemungkinan untuk kanker hati sembuh dan bagaimana pengobatan-pengobatan yang dilakukan supaya peluangnya semakin besar.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Herbal Kanker Nasofaring

Menu Diet Vegetarian

Menu Diet Vegetarian Bagi Penderita Kanker yang Benar dan Paling Baik

Menjadi seorang vegetarian adalah hal yang baik sekali karena bisa membuat Anda memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Banyak penyakit yang bisa dicegah maupun diatasi dengan mengonsumsi berbagai makanan organik.

Untuk mengatasi penyakit kanker dan mengobatinya juga bisa dilakukan dengan menu diet vegetarian. Sudah banyak orang yang membuktikan bahwa dengan menjadi seorang vegetarian penyakit kanker bisa disembuhkan.

Menyembuhkan Kanker dengan Menjadi Vegetarian

Banyak orang yang akan takut apabila mendengar nama penyakit kanker. Oleh karena menjadi penyebab kematian yang paling besar. Hampir separuh dari penderita kanker meninggal dunia karena ada keganasan sel kanker bisa melemahkan kondisi tubuh.

Pada tahun 2017 saja ada sekitar 9 juta penderita kanker dari seluruh dunia yang meninggal. Diperkirakan sampai tahun 2030 nanti jumlah penderita kanker bisa mencapai 13 juta orang. Sebuah angka yang sangat fantastis.

Gejala kanker pada awalnya tidak langsung terdeteksi sehingga kebanyakan orang akan mulai memeriksakan kondisinya ke dokter apabila sudah merasa ada perubahan signifikan dalam hal kesehatan tubuh. Makanya kanker disebut juga sebagai silent killer.

Meski sudah dikatakan sembuh tapi sel-sel kanker bisa saja datang kembali kepada mantan penderitanya. Terutama jika dia masih belum bisa menjaga pola hidup sehat termasuk dari makanan-makanan yang dikonsumsi.

Untuk terhindar dari penyakit kanker maka harus memiliki pola hidup yang sehat, contohnya mengkonsumsi menu diet vegetarian.

Diet yang dimaksud disini bukan untuk menurunkan berat badan tapi membatasi asupan makanan. Hanya makanan-makanan sehat yang boleh dikonsumsi. Oleh karena khasiatnya sangat besar maka membuat jumlah vegetarian menjadi bertambah lumayan banyak.

Menjadi vegetarian akan membuat Anda lebih mudah terhindar dari zat-zat berbahaya dalam makanan tidak sehat. Banyak zat-zat berbahaya pada makanan tidak sehat yang menjadi “makanan utama” dari sel kanker.

Sel kanker yang ada di dalam tubuh akan semakin subur jika beberapa makanan tidak baik sering dikonsumsi. Beberapa jenis makanan tersebut antara lain:

  • Gula.
  • Daging merah.
  • Makanan dengan kandungan lipid atau minyak dan lemak.

Meski pada umumnya jenis-jenis makanan ini bisa dimanfaatkan oleh tubuh untuk dijadikan bahan bakar metabolik sehingga dapat menyehatkan sel yang normal. Namun jika dilihat dari sisi lain justru bisa membantu sel kanker menjadi lebih ganas dalam merusak tubuh.

Oleh karena alasan ini banyak dokter menganjurkan penderita kanker untuk mulai melakukan diet vegetarian. Maksud sebenarnya dari diet vegetarian adalah Anda harus lebih banyak makan makanan organik sehingga kebutuhan protein tetap ada, bahkan cukup.

Meski terdengar sama, tapi sebenarnya diet vegetarian dan diet vegan murni itu berbeda. Untuk diet vegetarian ini sifatnya lebih fleksibel karena Anda masih boleh untuk mengonsumsi protein non nabati.

Menu-menu diet vegetarian bukan hanya buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan. Namun juga boleh mengkonsumsi produk hewani tapi ikan saja. Diet vegetarian ini lebih simple karena menu yang bisa dikonsumsi tidak terlalu terbatas.

Misalnya masih boleh mengonsumsi keju, margarin, mayones, dan lain-lainnya. Namun hanya sebagai pelengkap dari makanan- makanan organik yang dikonsumsi.

Menu Diet Vegetarian yang Tepat Bagi Penderita Kanker

Menu diet vegetarian terbaik untuk penderita kanker adalah berbagai jenis sayuran. Oleh karena mereka bisa mengeliminasi semua sel kanker yang bersarang dalam tubuh.

Kenapa bisa?

Oleh karena sel kanker sangat butuh terhadap protein tinggi sehingga bisa menyebar dengan lebih cepat dan luas. Jika menjalani diet vegetarian tentu saja kadar protein yang akan masuk ke dalam tubuh tidak terlalu banyak. Jadi sel kanker bisa hilang bahkan mati dengan sendirinya.

Menu diet ini harus memperhatikan kombinasi dari makanan-makanan yang dikonsumsi. Dengan kombinasi yang tepat maka risiko kanker akan jauh lebih tinggi untuk dihilangkan, dibandingkan mengonsumsi satu jenis makanan saja.

Selain itu, juga harus memperhatikan warna di dalam menu. Maksudnya adalah warna asli dari sayur-sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi. Bukan dari pewarna makanan.

Jika warna makanan semakin beragam maka vitamin dan nutrisi yang diserap tubuh akan semakin banyak. Apalagi jika makanan tersebut memiliki warna hijau, merah, dan oranye gelap. Oleh karena biasanya nutrisi nabati mereka jauh lebih tinggi dibanding sayuran dan buah dengan warna lain.

Cara mengonsumsi menu diet vegetarian yang benar adalah mengonsumsi sayur dan buah ketika sarapan. Akan lebih baik jika memiliki kandungan asam folat. Oleh karena bisa membantu tubuh agar tidak memiliki risiko kanker rektum kanker payudara, dan kanker usus besar.

Meski kandungan asam folat sangat baik tapi harus langsung didapatkan dari bahan-bahan alami bukan berbentuk suplemen. Makanan-makanan yang memiliki kandungan asam folat antara lain, jeruk, melon, telur, strawberry, biji bunga matahari, kacang-kacangan, asparagus, dan sayuran dengan daun hijau seprti bayam dan selada.

Selain itu, berikut ini berbagai jenis sayuran lain yang paling baik untuk menurunkan risiko penyakit kanker.

  • Sayuran Yang Punya Daun Berwarna Gelap

Contoh sayuran dengan daun berwarnna gelap adalah kangkung, dan bayam. Di dalam dua sayuran ini terdapat kandungan karotenoid, asam folat, dan serat.

Fungsi dari tiga senyawa tersebut adalah membuat tubuh terlindungi dari kanker yang menyerang saluran pernapasan, misalnya pada daerah di sekitar mulut dan tenggorokan. Lalu kanker pankreas paru-paru, dan lambung.

  • Paprika

Semua warna paprika sangat bagus untuk menekan pertumbuhan sel kanker. Kandungan penting yang terdapat di dalamnya adalah zat antioksidan alami yang bisa mencegah masuknya radikal bebas ke dalam tubuh. Radikal bebas ini  termasuk penyebab terjadinya kanker.

  • Tomat

Jenis kanker yang bisa dihindari dengan mengkonsumsi tomat adalah kanker prostat. Oleh karena di dalam tomat ada senyawa likopen.  Cara mengkonsumsi tomat yang baik bisa dengan membuat jus, saus, pasta, dimakan langsung, atau ditumis dengan sayuran lain.

  • Sayuran Dengan Jenis Kubis-Kubisan

Sayuran yang termasuk dalam jenis ini antara lain pakcoy, sawi, brokoli, kubis, selada, kembang kol, dan kale. Jenis kanker yang bisa dicegah dengan sayuran ini, antara lain kanker usus besar, kanker payudara, dan kanker serviks.

Selain dengan sayur-sayuran, rempah-rempah juga bisa dikonsumsi untuk mencegah kanker, antara lain:

  • Kunyit. Oleh karena memiliki kandungan Kandungan ini bisa membantu menekan terjadinya transformasi proliferasi, dan invasi dari sel kanker.
  • Kayu manis yang memiliki banyak kandungan antioksidan.
  • Oregano.
  • Jahe.
  • Cengkeh.

Kemudian umbi-umbian yang masih tergolong ke dalam jenis bumbu atau rempah misalnya bawang bombay, dan bawang putih. Di dalam dua jenis bawang ini ada senyawa yang bisa mencegah penyakit kanker yang terjadi di saluran pencernaan seperti usus besar, lambung, kerongkongan lalu kanker payudara, kanker prostat, dan kanker paru-paru.

Makanan-makanan vegetarian lainnya yang bagus antara lain seperti:

  • Lauk pauk misalnya tahu, tempe, dan kacang-kacangan.
  • Aneka jamur.

Meski terlihat simple, tapi ternyata ada banyak contoh orang yang berhasil sembuh dari kanker karena menu-menu vegetarian seperti ini. Misalnya, artis Ria Irawan yang pernah menderita kanker getah bening, dan Liong Pit Lin yang menderita tiga jenis kanker sekaligus.

Demikianlah informasi mengenai menu diet vegetarian yang paling baik untuk penderita kanker. Namun, akan lebih baik jika diet vegetarian ini dijadikan gaya hidup bukan hanya untuk penderita atau mantan penderitanya, tapi juga Anda yang masih sehat.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Herbal Kanker Nasofaring