Akupuntur untuk Kanker

Mengenal Aneka Khasiat Akupuntur untuk Kanker

akupuntur-untuk-kankerAkupuntur merupakan sistem pengobatan alternatif menggunakan jarum khusus yang sudah dikenal manusia sejak ribuan tahun lalu. Tekniknya, jarum ditusukan pada bagian saraf tubuh tertentu agar kondisi fisik menjadi lebih sehat. Salah satu penyakit yang dapat disembuhkan melalui teknik akupuntur adalah kanker. Beberapa ini beberapa khasiat akupuntur untuk kanker.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Penderita penyakit kanker sering menderita karena daya tahan tubuhnya menurun. Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan sel kanker yang menyerang sel-sel lain dalam tubuh. Selain itu, nafsu makan juga ikut menurun hingga membuat asupan nutrisi ikut berkurang. Tapi dengan terapi akupuntur untuk kanker, risiko gangguan-gangguan tersebut bisa dikurangi.

Melancarkan Penyembuhan

Sistem pengobatan akupuntur selalu menerapkan konsep keseimbangan serta didasarkan pada titik-titik saraf yang jumlahnya ada 365 titik. Dari 356 titik saraf tersebut, 8 titik di antaranya merupakan titik pusat yang memegang kendali atas titik utama berjumlah 66 titik. Selain itu, masih ada 66 titik utama lain yang berperan mengendalikan 12 titik meridian akupuntur.

Meridian akupuntur adalah jaringan yang memiliki fungsi sebagai penghubung antara organ tubuh dan jaringan yang ada di luar tubuh. Jadi ketika jarum akupuntur ditusukan dari lapisan kulit luar akan memberi pengaruh terhadap kondisi organ dalam tubuh dan bisa mempercepat proses penyembuhan berbagai penyakit termasuk kanker.

Mengurangi Rasa Sakit

Selain menerapkan prinsip keseimbangan yang terkenal dengan sebutan yin-yang, akupuntur masih mempunyai 1 jenis teori yang dinamakan wu-xing. Dalam teori wu-xing ada 5 patokan dasar. Melalui penggabungan kedua jenis teori tersebut, metode penyembuhan kanker dengan akupuntur dapat menemukan sumber penyakit sekaligus menyembuhkannya.

Teknik penyembuhan kanker dengan akupuntur ini berjalan dengan cara memberi tusukan di titik-titik saraf tertentu namun masing-masing dari titik tersebut mempunyai keterikatan dan hubungan. Misalnya ada seorang penderita yang terkena serangan kanker payudara.

Titik penyembuhan yang harus dicari merupakan titik yang memiliki hubungan dengan organ payudara serta area sekitarnya. Berdasarkan konsep inilah dibutuhkan suatu pemahaman yang lebih mendalam terutama yang berhubungan dengan penyembuhan penyakit kanker melalui akupuntur.

Mengurangi Risiko Pembengkakan

Pertumbuhan dan perkembangan sel kanker pada organ tubuh selalu menimbulkan kerusakan pada sel tubuh yang masih sehat terutama di sekitar area berkembangnya sel kanker. Kondisi ini sering membuat penderita mengalami rasa sakit yang sangat luar biasa dan terjadi secara terus menerus.

Melalui akupuntur, sistem penyembuhan dapat dilakukan secara langsung pada sumber yang menyebabkan rasa sakit. Dengan sistem tersebut, risiko terjadinya pembengkakan bisa segera dihilangkan terutama di sekitar area pertumbuhan sel kanker.

Teknik atau metode penyembuhan kanker dengan akupuntur sangat berbeda dengan metode kemoterapi. Jika memakai teknik kemoterapi, sel-sel yang kondisinya masih sehat dapat ikut terkena pancaran sinar radiasi sehingga menimbulkan dampak lain berupa rasa pusing, mual, penurunan nafsu makan dan lainnya. Tetapi untuk akupuntur, efek negatif tersebut tidak akan muncul.

Memperkuat Sistem Kerja Organ Tubuh

Serangan penyakit kanker biasanya disertai dengan munculnya penyakit lain sebab kekebalan tubuh mengalami penurunan. Bahkan usai menjalami kemoterapi, sel tubuh yang sebenarnya sehat jadi terganggu karena terkena dampak dari radiasi.

Namun jika penderita mau melakukan akupuntur untuk pengobatan kanker yang dideritanya dengan teratur, pertumbuhan sel kanker di tubunya dapat berkurang dan mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Asupan oksigen yang mengalir melalui darah ini akan membuat organ tubuh menjadi lebih kuat.

Melancarkan Sistem Metabolisme

Jika ada sel kanker tumbuh dan berkembang dalam organ tubuh, maka pada saat yang hampir sama sistem metabolisme ikut mengalami gangguan. Hal ini diakibatkan oleh sel kanker yang merampok asupan nutrisi dan vitamin. Namun gangguan sistem metabolisme ini dapat diatasi dengan akupuntur. Selain itu pertumbuhan sel kanker juga bisa dihambat dengan teknik yang sama.

Kelebihan Teknik Akupuntur untuk Pengobatan Kanker

Berdasarkan khasiat-khasiat yang disebutkan di atas, banyak yang memandang penyembuhan dengan akupuntur memiliki tingkat efektivitas yang lumayan tinggi. Beberapa jenis penyakit kanker yang dapat disembuhkan melalui teknik akupuntur, yaitu kanker payudara, kanker darah, dan kanker hati. Tetapi semuanya harus diiringi dengan obat lain berupa herbal agar terapi akupuntur untuk kanker dapat berjalan lebih maksimal.

Selain itu, lamanya penyembuhan juga tergantung pada tingkat perkembangan sel kanker. Jika serangan kanker tersebut diketahui lebih awal, tentu sistem pengobatan akupuntur yang harus dilakukan butuh waktu yang lebih singkat dibanding dengan penyakit kanker sudah terlanjur masuk pada stadium akut.

Oleh karena itulah, sebelum penyakit kanker tersebut menyerang sebaiknya kita bersikap waspada terutama ketika terjadi perubahan pada tubuh. Misalnya mendapat keputihan yang merupakan salah satu tanda awal terjadinya gejala kanker rahim atau serviks.

Bagi penderita penyakit kanker yang lebih senang menjalani proses pengobatan alami, teknik akupuntur adalah sebuah pilihan yang sangat tepat. Metode akupuntur untuk kanker memiliki dampak negatif yang lebih rendah, bahkan mampu memberi dampak positif pada organ tubuh di sekitar area pertumbuhan sel kanker.

Baca artikel lain mengenai Efek Samping Kemoterapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + eighteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.