Dokter Onkologi Terbaik

Referensi Dokter Onkologi Terbaik Untuk Sembuhkan Kanker

Informasi mengenai dokter onkologi terbaik adalah kebutuhan krusial bagi penderita kanker di Indonesia. Kanker merupakan penyakit menakutkan yang kemunculannya kerap tak terduga. Inilah mengapa dedikasi para dokter spesialis onkologi telah menjadi kebutuhan terbesar bagi dunia kesehatan.

Butuh dedikasi yang kuat untuk menjadi seorang dokter spesialis onkologi. Para dokter ini bergelut dengan risiko kanker yang mengancam jiwa seseorang. Tindakan medis ditentukan sejalan jenis tumor atau kanker yang kondisinya mungkin berbeda pada tubuh setiap orang.

Setelah dicurigai bahwa tumor memiliki sifat ganas, perawatan intensif diperlukan. Disini peranan dokter spesialis kanker adalah mengarahkan pasien untuk melakukan biopsi, operasi bedah tumor, mengevaluasi jaringan kanker, serta mengarahkan pasien untuk tindakan kemoterapi, dan sebagainya.

Dalam pencarian dokter onkologi terbaik pastikan juga bilamana dokter itu telah berpengalaman cukup lama di bidangnya. Jauh lebih baik bila dokter pilihan Anda dikenal luas oleh masyarakat oleh karena reputasinya. Semisal kerap menjadi pembicara dalam seminar atau menerbitkan paparan ilmiah seputar pengobatan kanker.

Nah, satu lagi hal penting ketika memilih dokter spesialis kanker adalah kenyamanan saat berkonsultasi. Kemungkinan besar hubungan antara pasien dengan dokter onkologinya akan berjalan berbulan-bulan bahkan hitungan tahun, selama pengobatan dan perawatan kanker berjalan secara rutin.

Dokter Spesialis Onkologi Medik dan Bedah: Spesialis Tumor dan Kanker Umum

Onkologi medik adalah bidang kedokteran yang terkait perawatan kanker yang spesialisasinya berhubungan dengan bedah onkologi dan radiasi onkologi. Dokter onkologi medik ialah dokter yang mengambil spesialisasi ilmu penyakit dalam untuk mendiagnosis dan mengobati kanker. Onkologi medik adalah pemberi pelayanan kanker yang utama, disamping juga mengarahkan pasien agar berkonsultasi dengan dokter spesialis lain, misalnya hematologi pada gejala kanker darah. Selain itu dokter onkologi medik juga mengkoordinasi unit perawatan kemoterapi, hormonal, dan sebagainya.

Rekomendasi Dokter:

Salah seorang dokter bedah onkologi yang bagus ialah dr. Samuel Haryono, Sp. B (K) Onk. Sebagai dokter spesialis bedah pada saat ini dr. Samuel Haryono berprakter di Rumah Sakit MRCC Siloam Hospital Semanggi di Setiabudi, Jakarta Selatan, serta Rumah Sakit Kanker Dharmais di Palmerah, Jakarta Barat.

Dr. Samuel Haryono merupakan anggota dari Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Ahli Bedah Indonesiua, dan juga Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia.

Dokter Spesialis Onkologi Ginekologi: Spesialis Tumor dan Kanker Kandungan

Pasien yang memilih dokter spesialis kanker bidang onkologi ginekologi kemungkinan memiliki persoalan kanker pada organ reproduksi. Ginekolog pada khususnya menangani masalah reproduksi wanita, sementara onkologi ginekologi merupakan spesialisasi tumor dan kanker di organ reproduksi tersebut. Di antaranya:

  • Kanker Serviks (Mulut Rahim) diagnosis menggunakan pap smear.
  • Kanker Ovarium (Kanker Indung Telur).
  • Kanker Vulva (Kanker alat kelamin luar).
  • Kanker Vagina.
  • Mola Hidatidosa atau penyakit troblofas (hamil anggur).

Deteksi melalui pap-smear dilakukan dokter dengan cara melakukan usapan pada selaput lendir leher rahim dengan alat khusus. Pap-smear disarankan sekali tiap tahun atas petunjuk dokte onkologi ginekologi, dilakukan pada wanita yang sudah menikah atau sudah pernah melakukan senggama.

Rekomendasi Dokter:

Dr. Soon Su Seong ialah dokter kandungan, kebidanan dan onkologi ginekologi terbaik di Penang Adventist Hospital. Dokter bedah onkologi yang bagus pengalamannya ini memiliki rekam jejak pendidikan dan pelatihan di Malaysia, Singapura, Inggris, dan Irlandia. Sub spesialisasi Dr. Soon Su Seong yaitu kanker sistem reproduksi wanita (Gynaecologic oncology).

Pengalaman Sebagai Dokter Onkologi

  • Menangani bedah atau operasi kanker pada sistem reproduksi wanita seperti kanker endometrium, kanker rahim, dan kanker serviks.
  • Menangani bedah laparoskopi termasuk operasi pengangkatan rahim, myomectomy, dan laparoscopic pelvic lympa denectomy.

Dokter Spesialis Onkologi Pediatrik: Spesialis Kanker Anak

Kanker sangat rentan berjangkit pada anak-anak. Pada tanda-tanda gejala kanker pada anak, orangtua dapat memilih dokter spesialis kanker bidang onkologi pediatrik. Hal ini karena pendekatan medis dan psikologi pada anak-anak penderita kanker akan sangat berbeda dengan orang dewasa. Jenis kanker pada anak seperti kanker darah (leukimia), limfoma atau kanker  kelenjar getah bening, kanker otak, kanker mata, dan kanker tulang.

Rekomendasi Dokter:

Seorang dokter spesialis onkologi pediatrik hematologi terbaik, Dr. Anselm Lee Chi-Wai, dapat ditemui di Rumah Sakit Mounth Elizabeth, Singapura. Menurut laman parkwaycancercenter, Dr. Lee adalah seorang dokter anak dengan minat khusus dalam hematologi dan onkologi dan telah berpengalaman selama lebih dari 20 tahun.

Pusat Hematologi dan Kanker Anak memberikan perawatan khusus meliputi evaluasi diagnostik, kemoterapi, dan intervensi terapi lainnya. Di tahun 1992 hingga 1994 Dr Lee menjadi dokter pediatrik onkologi yang pertama kali berhasil melakukan transplantasi untuk thalassemia pertama kali di Hong Kong, dan sampai saat ini telah menerbitkan lebih dari seratus makalah mengenai onkologi pediatrik.

Dokter Spesialis Onkologi Radiasi

Terapi radiasi mengatasi tumor baik ganas maupun jinak dengan cara membunuh sel-sel yang ditargetkan. Radioterapi merupakan metode terapi memakai radiasi yang bersumber pada energi radioaktif. Seringkali radioterapi dikombinasi dengan jenis terapi lain seperti kemoterapi guna mengontrol perkembangan kanker.

Rekomendasi Dokter:

Dalam perawatan ini tentunya peran dokter spesialis onkologi radiasi sangat dibutuhkan. Jika radioterapi terlambat, stadium kanker bisa meningkat. Salah seorang dokter spesialis onkologi radiasi radiasi di RS Kanker Dharmais ialah dr. Fielda Djuita Sp. Rad (K) onk Rad, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun pada onkologi radiasi sebagai bidang spesialiasinya.

Sesungguhnya banyak dokter onkologi yang bagus di Indonesia, namun sebagian besar bertugas di Pulau Jawa khususnya Jakarta. Hal ini seperti diungkapkan oleh Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional, Dr. Sonar Panigoro SPB (K) ONK MEpid.

Diperkirakan jumlah dokter onkologi sejak tahun 2016:

  • Onkologi bedah : 120 orang
  • Onkologi medik : 90 orang
  • Onkologi radiasi : 50 orang
  • Onkologi ginekologi : 70 orang
  • Onkologi anak : 30 orang

Pada dasarnya semua dokter onkologi yang bagus punya dedikasi tinggi pada keahlian dan tugasnya untuk membantu para pasien kanker. Para dokter ini bekerja tanpa kenal lelah karena harus menangani setiap pasien dengan derita kanker pada stadium awal hingga stadium akhir.

Diagnosis onkologi juga tak bisa dalam waktu singkat lantaran cukup banyak prosedur yang harus dijalankan oleh pasien. Mulai dari konsultasi, biopsi jaringan, operasi bedah tumor, radioterapi, kemoterapi, dan masih banyak lagi menurut jenis-jenis kanker itu sendiri.

Keahlian seorang dokter dan juga kenyamanan dalam berkonsultasi bisa jadi mendukung semangat pasien untuk rutin memeriksakan diri. Tidak jarang pasien berganti-ganti dokter sampai benar-benar mendapat kecocokan. Dan ketika sudah memilih dokter spesialis kanker yang dipercaya maka harapan hidupnya pun semakin optimistis.

Dengan demikian, kerja sama dokter dan pasien selama masa pengobatan kanker pada akhirnya dapat berjalan baik, sesuai keinginan untuk sembuh sepenuhnya dari penyakit kanker.

Baca artikel lain mengenai Penyakit Kanker Serviks

Operasi Kanker Payudara

Deteksi Dini dan Operasi Kanker Payudara Mastektomi

Di Indonesia kanker payudara telah menyasar jumlah penderita terbanyak pada wanita. Sejumlah operasi kanker payudara pun baru berjalan setelah terjadi stadium lanjut.

Deteksi gejala kanker akan menentukan jenis operasi yang perlu segera dilakukan. Tidak semua benjolan di bawah kulit payudara pertanda kanker. Salah satu cara deteksi adalah mamografi untuk wanita muda hingga yang berusia paruh baya.

Bila sudah terdeteksi kanker stadium awal, bedah tumor adalah prosedur awal untuk mengangkat sel-sel kanker primer. Sel-sel yang membentuk benjolan itu mungkin telah mengakar kuat. Tujuan operasi juga demi mengetahui apakah sel-sel kanker berpeluang menyebar ke kelenjar getah bening di bawah lengan.

Pada saat kanker terlanjur kronis, tak jarang diputuskan mengangkat salah satu payudara atau keduanya. Tentu keputusan operasi kanker payudara dengan prosedur ini sangat dilematis bagi wanita. Akan tetapi sampai di fase penyebaran sel, proses penyembuhan jauh lebih sulit. Meski operasi pembersihan jaringan telah dilakukan, banyak pasien yang kembali terserang kanker beberapa tahun kemudian.

Oleh karena itu, sejumlah dokter onkologi selalu menyarankan agar deteksi dini dan perawatan medis tidak ditunda lebih lama. Selama ini memang cukup banyak penderita kanker stadium dini yang beralih ke pengobatan alternatif. Sayangnya sel kanker tidak kunjung melemah, sehingga pasien kembali merencanakan operasi kanker payudara.

Pada selang waktu yang panjang tersebut bisa jadi stadium kanker meningkat ke stadium akhir. Jadi, apapun kondisinya konsultasi medis tetap sangat diperlukan. Terkait keharusan bedah tumor, ada banyak jenis operasi kanker payudara, mulai dari mengeluarkan benjolan (lumpectomy), hingga mengangkat seluruh payudara (radical mastectomy).

Tahapannya, pada stadium dini, apabila benjolan berukuran di bawah 1 cm, maka hanya benjolan saja yang dibuang. Jika sel-sel tampak berbahaya, pasien akan dikemoterapi. Kemudian bila stadium sudah lanjut atau kanker semakin ganas, maka seluruh payudara akan diangkat.

Sebagai informasi, di bawah ini proses operasi kanker payudara sesuai dengan ketentuan umumnya:

1. Operasi Lumpektomi, Atasi Kanker Stadium Awal

Lumpektomi adalah operasi pengangkatan tumor berukuran kecil tanpa perlu mengangkat payudara secara menyeluruh. Operasi kanker payudara lumpektomi adalah solusi pertama dalam menangani kanker stadium 1.

Tujuan operasi lumpektomi adalah mengambil benjolan payudara dan jaringan di sekitarnya. Setelah melakukan operasi, jenis tumor akan dikirim ke unit patologi untuk memastikan tingkat keganasan sel dan jaringannya.

Lumpektomi pada kanker stadium II juga bisa dilakukan, namun tetap mengandung risiko kekambuhan kembali, sebab terdapat sel ukuran mikro yang tidak terangkat sempurna.  Jika memang diperlukan, operasi lumpektomi akan dikombinasi dengan radiasi guna mematikan sel-sel kanker yang masih ada.

Penyinaran atau radiasi diberikan setelah pasien dalam kondisi pemulihan dari operasi lumpektomi. Proses radiasi berjalan selama lima sampai enam minggu kemudian. Lumpektomi mampu memberikan kesempatan yang baik dalam pemulihan dan kelangsungan hidup pasien kanker di stadium dini.

2. Operasi Masektomi, Angkat Seluruh Payudara

Proses operasi kanker payudara masektomi akan mengangkat payudara secara keseluruhan. Operasi masektomi harus dilakukan pada beberapa kondisi tubuh pasien yang lebih kritis. Antara lain saat kanker payudara terdeteksi stadium 2 atau 3 setelah kemoterapi, terjadi peradangan parah akibat invasi kanker, dan ketika sel-sel kanker baru tetap tumbuh, meski jaringan tumor sudah diangkat melalui lumpektomi.

Pasien mungkin diharuskan untuk menjalani operasi radikal mastektomi. Sel kanker payudara kerap menyebar ke kelenjar limfa sehingga tindakan mastektomi radikal merupakan pilihan utama. Operasi ini akan mengangkat seluruh payurada yang terkena tumor beserta kelenjar getah bening yang telah terinfeksi.

Mastektomi diharapkan dapat mencegah berulangnya kanker di kemudian hari, atau berpindah ke organ tubuh lain. Sebagai tahap lanjutnya, pasien kanker tetap wajib menjalani kemoterapi, dikarenaka operasi bukan jaminan untuk mencegah invasi sel-sel kanker yang pertumbuhannya bisa terjadi sewaktu-waktu.

3. Operasi Plastik Rekonstruksi

Setiap wanita pasti akan merasakan ketidaksempurnaan diri pada saat kehilangan salah satu bagian payudaranya. Namun dalam kasus kanker payudara, efek dari operasi mastektomi ini dapat diantisipasi dengan jalan operasi konservasi payudara, atau bedah plastik. Ini adalah proses operasi untuk membuat payudara baru dengan menggunakan implan payudara, atau jaringan dari bagian tubuh lain.

Operasi plastik rekonstruksi dapat dilakukan bersamaan dengan mastektomi, atau beberapa waktu kemudian. Bentuk payudara baru dapat dibuat semirip mungkin dengan payudara asli yang sudah terangkat. Namun tentunya prosedur ini dilakkan atas persetujuan dari dokter onkologi dengan mempertimbangkan kondisi tubuh pasien kanker payudara.

Efek Samping Operasi Kanker Payudara umumnya pasien akan merasakan nyeri, tetapi ini bisa dikurangi dengan obat-obatan. Efek samping infeksi luka pun sangat mungkin terjadi. Untuk itu pasien harus berada di rumah sakit antara 5-7 hari kemudian, bergantung dari kondisinya.

Sangat penting berbicara dengan dokter tentang keluhan-keluhan yang dialami pasca operasi kanker payudara untuk mengantipasi risiko berikut ini:

  • Perubahan bentuk payudara yang berpengaruh pada aspek psikis.
  • Nyeri dan terbentuknya darah pada luka operasi.
  • Bengkak di bagian lengan dan dada.
  • Mati rasa di area ketiak.
  • Lebih sering merasa lelah.

Peningkatan intensitas nyeri dan pegal mungkin menjadi indikasi infeksi pasca operasi kanker payudara mastektomi. Infeksi luka ditandai warna kemerahan di sekitar irisan bedah yang meluas. Maka pemantauan oleh dokter sebaiknya tidak berhenti. Terutama pada masalah kanker stadium lanjut.

Konsultasi pasca bedah merupakan kesempatan bagi pasien untuk mengeluhkan efek samping operasi. Termasuk memastikan radioterapi ataupun kemoterapi yang perlu dilakukan. Selama masa pemulihan, sasien juga dapat mengkonsumsi makanan sehat, tetapi tidak yang dibakar, mengandung pengawet, dan jenis makanan frozen food.

Pasca operasi pula, proses kemoterapi akan memberikan manfaat besar. Kemoterapi merupakan pemberian obat antikanker yang menyeluruh pada tubuh. Obat yang diberikan dapat bekerja melalui darah dan langsung membunuh sel kanker.

Selain pada pasien stadium lanjut, kemoterapi juga ditujukan pada pasien yang sel kankernya belum menyebar ke organ lain. Artinya setiap penderita kanker akan ditangani dengan perawatan yang tepat pada sasarannya.

Di samping kemoterapi, latihan fisik yang tak kurang pentingnya juga dapat dilakukan sendiri oleh pasien. Program latihan berguna dalam memperbaiki rentang gerak otot bahu dan dada.

Gerakannya pun hanya sederhana saja untuk tujuan melemaskan otot-otot di sekitar lengan. Misalnya, berbaring sambil mengangkat lengan lebih tinggi dari jantung selama 45 menit sebanyak 3-5 kali sehari. Cara ini akan bantu mengecilkan bengkak di lengan setelah operasi mastektomi.

Lakukan latihan pernapasan dalam-dalam selama 2 minggu pertama untuk menyegarkan paru-paru serta mengurangi risiko pneunomonia. Seluruh program perawatan ini dapat dikonsultasikan juga dengan dokter dan terapis fisik berpengalaman, agar program latihan bisa berjalan sesuai kebutuhan dan kemampuan pasien.

Itulah tadi sejumlah informasi mengenai operasi kanker payudara dan perawatannya. Untuk biaya operasinya sendiri bisa memakan biaya sedikitnya 10-15  juta rupiah di luar biaya obat-obatannya. Tapi bila Anda menggunakan sistem BPJS atau jaminan sosial yang lain maka biaya operasi tersebut dapat menjadi lebih ringan.

Baca artikel lain mengenai Penyakit Kanker Serviks

Gerson Terapi

Mau Kenal Lebih Dalam Tentang Gerson Terapi? Infonya Ada Di Sini!

Seorang dokter bernama Max Gerson merintis gerson terapi pada tahun 1930-an. Sampat kini metode penyembuhan yang diperkenalkan Dr. Gerson pada setiap pasiennya itu telah menyebar ke seluruh dunia. Prinsipnya adalah kembali pada alam dengan mengkonsumsi makanan organik dan nabati, konsumsi jus sayur dan buah, dibantu detoks dengan kopi enema.

Sebenarnya pengalaman pribadi Dr Max Gerson kala menderita migrain menjadi pemacu dari terapi ini. Menyadari manfaatnya dia pun menganjurkan pasien TBC kulit untuk lebih sering mengkonsumsi makanan bernutrisi hingga pasien itu pun dinyatakan sembuh. Kemudian tepat pada tahun 1958, secara resmi Dr. Gerson menerima lisensi praktek di New York untuk menangani ratusan pasien kanker yang divonis “tidak ada harapan”.

Sebuah jurnal berjudul “A Cancer Therapy: Results of  50 Cases” menjadi pembuktian Gerson Therapy Success Rate menurut riset selama lebih kurang 30 tahun. Terapi yang bersifat alami amat baik untuk menjaga asupan nutrisi pada sel-sel tubuh yang masih berfungsi baik. Inilah mengapa gerson terapi bisa dijadikan alternatif pemulihan diri selama menjalani pengobatan medis. Disamping bermanfaat untuk menetralisir efek samping obat kimia tanpa semakin merusak organ-organ tubuh.

Metode Gerson Diet Untuk Penderita Kanker

Polutan beracun yang kita hirup tak jarang membawa jenis-jenis kanker yang paling sulit disembuhkan. Karsinogen ibaratnya pupuk yang menyuburkan kanker. Kanker bertumbuh dan menyebar semakin cepat oleh karena padatnya zat-zat toksin dalam tubuh seseorang. Tak hanya dari udara tetapi juga bahan pengawet serta daging merah adalah penyubur sel kanker. Terlebih lagi pada saat keadaan fisik dan mental kita sedang menurun.

Sebenarnya tubuh kita punya kemampuan luar biasa untuk memurnikan zat-zat pemicu kanker. Akan tetapi, fungsi kekebalan tubuh paling mampu terpacu melalui asupan sehat yang alamiah. Nutrisi melimpah dengan mineral, enzyme, dan antioksidan bisa membuang racun toksin dari aliran darah, dinding usus, dan juga hati atau liver.

Seperti anjuran Dr. Gerson bahwa pola diet ideal adalah bagaimana cara tubuh kita untuk menyadari kemampuan alamiahnya. Sejatinya kunci penting adalah pengaturan pola makan sehat yang rendah lemak, gula, dan sodium. Kemudian mengelola asupan protein dan karbohidrat dalam jumlah yang wajar, namun tidak pula memangkasnya secara total.

Untuk tujuan itulah dalam sehari makanan utama harus memenuhi asupan 10 – 15 porsi buah dan sayuran berserat. Maka dalam gerson diet kita dapat melihat pendekatan alternatif yang membangun sistem kekebalan tubuh dan sekaligus melakukan detoksifikasi. Dimulai dengan rutinitas Jus Theraphy dan berikutnya adalah cara Kopi Enema.

Detoksifikasi Lewat Jus Buah dan Sayur

Detoksifikasi dengan jus organik berserat secara efektif membuang sampah karsinogen, meregenerasi fungsi hati, mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, serta mengembalikan daya tahan yang telah rapuh.

Sangat baik memilih buah segar yang kaya antioksidan seperti jenis bery-beryan (strawberry, blackberry, raspberry), buah naga, lemon, aprikot, apel, pear, buah bit, mangga, jeruk, melon, pisang, dan anggur. Tidak dianjurkan nanas bagi yang memiliki alergi, dan juga alpukat karena cukup banyak mengandung lemak.

Sebagai saran Anda dapat memilih dua bahan juice dari buah apel dan sayuran wortel. Buah apel kaya akan enzim pembersih usus, sementara wortel kaya beta-karoten yakni zat gizi dengan khasiat anti-tumor. Wortel juga diketahui mengandung falcarinol semacam antioksidan yang sanggup menangkal kanker.

Sedikit perasan lemon sangat baik diteteskan ke dalam jus apel dan wortel di dalam gelas Anda. Ini karena vitamin C dalam lemon adalah antioksidan terbaik yang menghambat penyebaran kanker.

Agar efektif maka jus buah ataupun green smoothies dapat diminum teratur setidaknya dua kali sehari, minimal satu jam sebelum menyantap makanan utama yang memenuhi unsur karbohidrat dan protein secukupnya, lebih banyak serat dan mineral, rendah kalori lemak, serta sebisa mungkin menghindari kadar minyak jenuh.

Inti dari detoksifikasi gerson diet adalah dengan memasukkan serat ke dalam tubuh namun tetap dengan jumlah seimbang bersama asupan lain. Salah satu yang juga baik yaitu konsumsi probiotik seperti susu kefir dan yoghurt tawar. Hal menarik lain adalah kopi organik yang juga bisa mendetoksifikasi hanya saja digunakan melalui cara yang berbeda dari konsumsi pada umumnya. Seperti apa metodenya?

Metode Kopi Enema

Tidak hanya jus theraphy, metode yang disebut Kopi Enema juga menjadi prioritas dalam menjalani gerson terapi. Metode detoks dengan kopi herbal organik dipercaya mampu mencuci racun dari usus dan organ hati atau liver, bahkan membersihkan sel-sel kanker sekaligus merenerasi sel-sel rusak menjadi normal kembali.

Enema kopi yang dipopulerkan Dr. Max Gerson juga menarik perhatian Dr. Hiromi Shinya, seorang gastroenterolog terbaik di dunia. Menurut risetnya enema kopi termasuk cara efektif untuk mengeluarkan endapan kotoran dari usus besar dengan proses yang sangat cepat.

Cara Melakukan Kopi Enema

Enema kopi dapat dilakukan untuk program terapi selama 30 hari. Prosesnya cukup dua kali dalam seminggu serta hanya memakai jenis Kopi Organik, sehingga demi keamanan tidak disarankan memilih sembarang kopi.

  • Rebus 1 liter air hingga mendidih, masukkan 2 sdm kopi organik selama 5 menit. Matikan api dan tunggu dingin sampai hangatnya suam-suam kuku.
  • Gunakan kantung enema yang bisa dibeli dari toko kesehatan sebagai wadah menuang kopi. Pastikan alat pengunci pada selang terpasang dengan baik agar kopi yang akan dituangkan tidak tumpah ke mana-mana.
  • Lumuri selang dengan minyak zaitun untuk pelumasnya. Selang ini akan dimasukkan ke dalam anus sehingga kopi dapat mengalir hingga ke bagian usus.
  • Buka katup selang untuk mengeluarkan udara dari dalam air dan supaya air bisa keluar melalui selang lalu kunci kembali selangnya.
  • Baringkan badan ke sisi kanan lalu masukkan selang ke dalam anus atau rektum secara perlahan-lahan. Selang dimasukkan sekitar 2 inci supaya memungkinkan kopi mengalir.
  • Tahan antara 5-15 menit agar terjadi konstraksi yang menandakan bila pembersihan usus telah dimulai. Sesudah waktunya selesai maka selang enema dicabut dan menunggu rasa ingin buang air besar di kamar mandi.

Seseorang yang menderita kanker bisa membersihkan toksin pemicu kanker dengan enema kopi. Meski begitu mungkin terdapat pengecualian bagi pasien yang mengidap kanker dengan stadium kronis. Oleh sebab itu, jika ingin melakukan enema kopi sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu bersama dokter ahli agar tidak terjadi komplikasi lainnya.

Enema juga perlu disertai kebiasaan sehat karena itu konsumsi jus buah serta sayuran adalah anjuran paling tepat.  Makan makanan sehat dan alami selama minimal dua tahun diyakini bisa menyembuhkan kanker meskipun tanpa ketergantungan pada obat-obatan kimia. Gerson therapy success rate menunjukkan banyak orang terbantu dalam menjaga kesehatannya. Dengan kebiasaan menjalani gaya hidup sehat dan juga detoksifikasi maka siklus penyakit kronis pun dapat dicegah.

Baca artikel lain mengenai Biopsi Kanker Payudara

Membantu Penyembuhan Dengan 4Life Transfer Factor